Antam menandatangani nota kesepahaman (MOU) dengan Pemerintah daerah Provinsi Kalteng untuk pengembangan potensi sumber daya mineral di Kalimantang tengah.
"Provinsi Kalimatan Tengah memiliki sumber daya mineral yang luar biasa dan Antam sangat berminat untuk mengekplorasi Sumber daya mineral yang berada disana," ujar Direktur Utama PT Antam Tbk, Alwiansyah lubis dalam acara penandatandatangan MoU di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (29/1/2009)
Melalui MoU ini, imbuh Alwiansyah, Antam akan melakukan inventarisasi dan penyelidikan awal potensi sumber daya mineral yang ada di Kalimantan tengah seperti batubara, emas, dan mineral pengikutnya seperti bauksit dan iron ore serta mineral lainnya yang berpotensi dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
"Ke depan, untuk pengembangan potensi mineral tersebut, Antam dan Pemprov Kalteng akan bekerja sama untuk mengolahnya secara bersama-sama untuk bisa memberikan semaksimal mungkin nilai tambang sumber daya mineral kepada masyarat," jelasnya.
Selain itu, imbuh Alwiansyah, PT Antam juga akan merangkul entitas bisnis yang ada di Kalteng untuk mengembangkan potensi sumber daya mineral tersebut. "Kerjasama ini juga kita harapkan akan kita wujudkan dengan entitas bisnis yang ada seperti BUMD. Mudah-mudahan kerjasama ini bisa diwujudkan dalam action yang lebih riil," katanya.
Meskipun harga komoditas mineral di pasar internasional menurun, namun menurut Alwiansyah ini merupakan saat yang tepat untuk melakukan investasi di sektor ini.
"Mungkin dari segi harga komoditas tidak memungkinkan, tapi saat inilah masanya kita memulai membangun suatu bisnis yang betul-betul menghasilkan yang dua-tiga tahun bisa dipasarkan, sehingga pada saat harga kembali normal kita sudah mulai berproduksi," paparnya.
(epi/ir)











































