Saham-saham bank merajai kenaikan saham karena sektor ini dinilai sudah oversold (jenuh jual). Namun tetap saja investor melakukan pembelian yang terbatas.
Kenaikan IHSG juga didorong oleh faktor regional, di tengah perilaku investor yang masih menahan diri masuk lantai bursa. Minimnya transaksi juga karena banyak perusahaan sekuritas yang mengurangi pemberian fasilitas marjin ke nasabahnya, karena banyak yang harus menyelesaikan reponya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 naik 1,169 poin (0,45%) menjadi 260,869 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,452 poin (0,68%) menjadi 212,718.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 31.138 kali, dengan volume 1,417 miliar unit saham, senilai Rp 1,057 triliun. Sebanyak 47 saham naik, 72 saham turun dan 44 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 275 menjadi Rp 4.525, Adaro Energy (ADRO) naik Rp 30 menjadi Rp 720, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 30 menjadi Rp 1.830, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 25 menjadi Rp 2.050 dan Bank Negara Indonesia (BBNI) naik Rp 40 menjadi Rp 770.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.300, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 490 dan Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 5.650.
Sementara bursa saham Asia hari ini kebanyakan menguat seperti Nikkei naik 1,79%, KOSPI naik 0,74%. Sedangkan STI Singapura turun 0,24%. (ir/qom)










































