Jakarta -
Bursa Indonesia pada perdagangan hari ini bergerak mixed dengan beberapa kali terjadi
swing yang disebabkan oleh perilaku investor yang melakukan
one-day trading. Indeks akhirnya berhasil naik tipis +0,2% ke level 1324,6Β setelah pada awal perdagangan sempat menyentuh level tertinggi 1336,6.
Trading value hari ini yang mencapai Rp1,05 triliun lebih disebabkan oleh aksi investor yang melakukan
one-day trading yang menyebabkan volume perdagangan cukup tinggi dengan beberapa kali terjadi
swing.
Penguatan indeks juga seiring dengan penguatan pada mayoritas bursa Asia hari ini seperti Nikkei +1,8%, KOSPI +0,8%, STI +0,13% dan HSI +4,5%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sektor
Banking menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks dengan BBRI sebagai katalis utama yang menguat +6,5% ke level 4525, diikuti BMRI (+1,6%) dan BDMN (+1,1%). Sementara sektor lainnya bergerak mixed dan memberi sedikit kontribusi pada kenaikan indeks. Investor terlihat masih
wait-and-see untuk membeli saham dalam jangka waktu lama, karena masih minimnya sentimen positif dan kecilnya
trading value.Bursa Indonesia esok hari diperkirakan masih akan mampu menguat seiring masih positifnya sentimen bursa global dan domestik sendiri. Saham-saham banking diperkirakan akan bergerak naik seiring antisipasi rendahnya inflasi di Bulan Januari dan Penurunan BI Rate yang keduanya akan diumumkan pada pekan depan.
(etr/qom)