"Pendapatan usaha JSMR selama tahun 2008 diperkirakan mencapai Rp 3,3 triliun. Pendapatan ini diperkirakan akan terus meningkat di tahun 2009 menjadi Rp 3,6 triliun," ujar Direktur Keuangan JSMR Reynaldi Hermansyah dalam siaran pers, Jumat(30/1/2009).
Ia menjelaskan, pendapatan perseroan pada 2009 akan dikontribusikan dari beberapa proyek tol yang saat ini tengah dibangun perseroan. Pada 2007, perseroan telah berhasil memenangkan 2 tender proyek jalan tol yang merupakan bagian dari JORR-2 (Jakarta Outer Ring Road kedua), sehingga total jumlah proyek jalan tol baru yang akan dibangun adalah sebanyak 5 proyek jalan tol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kelima ruas tol tersebut sampai saat ini berjalan sesuai dengan target yang direncanakan. "Bogor Ringroad tahap 1 ruas Sentul Selatan-Kedunghalang akan mulai kita operasikan pada triwulan kedua tahun ini," katanya.
Selain kelima ruas tol tersebut, Jasa Marga juga tengah menyelesaikan JORR W2 (Ulujami-Kebon Jeruk) yang merupakan bagian dari JORR dan konsesinya sudah dimiliki Jasa Marga yang saat ini masih dalam proses pembebasan lahan. Dalam membangun ruas tol ini, Jasa Marga bekerjasama dengan PT Jakarta Propertindo (BUMD DKI Jakarta).
Pada akhir Januari 2009, kata dia, perseroan akan mulai memberlakukan pemakaian sistem pembayaran tol elektronik atau E-Toll Card. Perseroan bekerjasama dengan tiga operator jalan tol lainnya yaitu PT Citra Marga Nusaphala Persada, PT Bintaro Serpong Damai dan PT Margamandalasakti akan menjalankan sistem tersebut secara bertahap.
"Secara bertahap, mulai akhir Januari 2009ini, E-toll Card akan diberlakukan di Tol Dalam Kota Jakarta, Tol Sedyatmo dan Tol Tangerang β Merak," katanya. (dro/ir)











































