Bumi Resources Keluar dari Daftar Saham Top LQ-45

Bumi Resources Keluar dari Daftar Saham Top LQ-45

- detikFinance
Sabtu, 31 Jan 2009 12:02 WIB
Bumi Resources Keluar dari Daftar Saham Top LQ-45
Jakarta - Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang merupakan saham paling atraktif di lantai bursa, dikeluarkan dari daftar saham-saham LQ-45. Indeks LQ-45 adalah saham-saham top dari 45 perusahaan yang memiliki likuiditas bagus.

Saham BUMI bukan satu-satunya yang keluar dari daftar LQ-45 karena ada 9 saham lainnya yang ikut terdepak dari klub itu.

Dari 10 saham yang dikeluarkan dari daftar LQ-45, sebanyak 6 saham adalah milik grup Bakrie yaitu BUMI,Β  PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL), PT Bakrieland Development Tbk (ELTY), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) dan PT Darma Henwa Tbk (DEWA).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan empat saham lagi yang keluar dari LQ-45 adalah PT Central Proteinaprima Tbk (CPRO), PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA), PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) dan PT Truba Alam Manunggal Engineering Tbk (TRUB).

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan daftar saham LQ 45 untuk periode 2 Februari sampai 31 Juli 2009. BEI melakukan review terhadap daftar saham LQ 45 setiap enam bulan sekali.

"Berdasarkan hasil evaluasi kami pada Januari 2009, ada 45 saham-saham yang akan digunakan dalam perhitungan Indeks LQ-45," kata Ph Kadiv Perdagangan Saham BEI Irmawati dan Ph Kadiv Riset dan Pengembangan Produk BEI, Irwan Abdalloh dalam keterbukaan informasi yang dikutip Sabtu (31/1/2009).

Berikut daftar saham LQ-45 periode Februari-Juli 2009:


  1. Adaro Energy (ADRO)-- Baru
  2. AKR Corporindo (AKRA)
  3. Aneka Tambang (ANTM)
  4. Astra Agro Lestari (AALI)
  5. Astra International (ASII)
  6. Bakrie Sumatra Plantations (UNSP)
  7. Bank Central Asia (BBCA)
  8. Bank CIMB Niaga (BNGA)
  9. Bank Danamon Indonesia (BDMN)
  10. Bank International Indonesia (BNII)
  11. Bank Mandiri (BMRI)
  12. Bank Negara Indonesia (BBNI)
  13. Bank Pan Indonesia (PNBN)
  14. Bank Rakyat Indonesia (BBRI)
  15. Barito Pacific (BRPT) -- Baru
  16. Bayan Resources (BYAN) -- Baru
  17. Berlian Laju Tanker (BLTA)
  18. Bisi International (BISI)
  19. Charoen Pokphand Indonesia (CPIN)
  20. Ciputra Development (CTRA)
  21. Elnusa (ELSA) -- Baru
  22. Holcim Indonesia (SMCB)
  23. Indah Kiat Pulp & Paper (INKP)
  24. Indika Energy (INDY) -- Baru
  25. Indo Tambangraya Megah (ITMG)
  26. Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) -- Baru
  27. Indofood Sukses Makmur (INDF)
  28. Indosat (ISAT)
  29. International Nickel Indonesia (INCO)
  30. Jasa Marga (JSMR) -- Baru
  31. Kalbe Farma (KLBF) -- Baru
  32. Lippo Karawaci (LPKR)
  33. Medco Energi International (MEDC)
  34. Mitra Rajasa (MIRA)
  35. Perusahaan Gas Negara (PGAS)
  36. PP London Sumatera (LSIP)
  37. Sampoerna Agro (SGRO)
  38. Semen Gresik (SMGR)
  39. Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA)
  40. Telekomunikasi Indonesia (TLKM)
  41. Timah (TINS)
  42. Tunas Baru Lampung (TBLA)
  43. Unilever Indonesia (UNVR) -- Baru
  44. United Tractors (UNTR)
  45. Wijaya Karya (WIKA) -- Baru
Β 

(ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads