Tambah Jet Coaster, Ancol Sediakan Capex Rp 300 Miliar

Tambah Jet Coaster, Ancol Sediakan Capex Rp 300 Miliar

- detikFinance
Sabtu, 31 Jan 2009 14:33 WIB
Tambah Jet Coaster, Ancol Sediakan Capex Rp 300 Miliar
Jakarta - Operator Dunia Fantasi, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menyediakan belanja modal (capex) tahun 2009 sekitar Rp 300 miliar. Dana tersebut diantarnya untuk membeli wahana baru jet coaster.

Jumlah capex tahun ini lebih tinggi dibanding 2008 yang sebesar Rp 220 miliar. "Capex kurang lebih Rp 300 miliar dananya dari internal karena kita sudah ada cadangan obligasi yang kemarin," kata Dirut PT pembangunan Jaya Ancol Tbk Budi Karya  di sela-sela BNI Media Gathering, Pasar Seni Ancol, Jakarta, Sabtu (31/1/2009).

Belanja modal tersebut, akan digunakan untuk menambah wahana dan fasilitas di Ancol. "Untuk Dufan  kita mau cari jet coaster baru, kami masih liat mana yang cukup menantang dengan harga murah. Jadi belanja modal ini digunakan untuk tambahan trayek baru," jelasnya.
 
Meskipun krisis ekonomi telah terjadi, namun Budi merasa optimistis kalau krisis tidak mempengaruhi kinerja perusahannya.

"Dalam menghadapi krisis kita harus memiliki persiapan yang kreatif dan baik maka kegiatan rekreasi tidak masalah. Tidak akan terpengaruh krisis tapi kita tetap harus maintain pertumbuhan walaupun effort-nya lebih," katanya.
 
Untuk mencapai target tersebut, Budi menyatakan pihaknya juga terus melakukan ekspansi usahanya misalnya dengan mengadakan Dolphin Show di Vietnam pada saat Imlek yang lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Waktu Sincia kita operasi Dolphin Show dengan investasi Rp 10 milyar. Kami berupaya untuk fokus dulu disana, kalau berhasil maka dua tahun mendatang kami akan berinvestasi lebih besar lagi," katanya.

Tahun ini PJAA menargetkan pendapatan meningkat sekitar 12 persen dibanding tahun 2008 yang pendapatannya sekitar Rp 875 miliar.
 
"Pendapatan kita harapkan naik 12 persen. Tahun 2008 pendapatan kita sekitar Rp 875 miliar. Kami juga menargetkan akan memperoleh laba Rp 130 miliar tahun ini" ujar Budi. (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads