Rupiah Menanti Gebrakan Inflasi

Rupiah Menanti Gebrakan Inflasi

- detikFinance
Senin, 02 Feb 2009 07:55 WIB
Rupiah Menanti Gebrakan Inflasi
Jakarta - Pasar valas dalam negeri dilanda kekeringan likuiditas seiring ketatnya likuiditas di pasar global. Keluarnya data inflasi diharapkan bisa mendobrak kebuntuan sentimen segar di pasar valas.

Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin ini akan mengumumkan inflasi bulan Januari. Pelaku pasar memprediksi di bulan Januari akan tercatat deflasi sekitar 0,4%-0,5% sehingga inflasi year on year bisa di kisaran 9,3% dibanding Desember yang masih 11,06% (YoY).

Sentimen inflasi ini diharapkan bisa memberikan nafas baru ke rupiah di transaksi Senin (2/2/2009). Selama pekan lalu rupiah terus melemah berada di kisaran 11.300-11.400 per dolar AS.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Senin (2/2/2009) rupiah ada di posisi 11.403 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.400-11.406 per dolar AS.

Rencana BI untuk memberikan pinjaman valas ke perbankan dengan syarat jaminan surat utang berbentuk valas diharapkan bisa mengatasi ketatnya likuiditas di pasar. Namun pinjaman valas ini masih belum jelas teknisnya. (ir/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads