Badan Pusat Statistik (BPS) pada Senin ini akan mengumumkan inflasi bulan Januari. Pelaku pasar memprediksi di bulan Januari akan tercatat deflasi sekitar 0,4%-0,5% sehingga inflasi year on year bisa di kisaran 9,3% dibanding Desember yang masih 11,06% (YoY).
Sentimen inflasi ini diharapkan bisa memberikan nafas baru ke rupiah di transaksi Senin (2/2/2009). Selama pekan lalu rupiah terus melemah berada di kisaran 11.300-11.400 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rencana BI untuk memberikan pinjaman valas ke perbankan dengan syarat jaminan surat utang berbentuk valas diharapkan bisa mengatasi ketatnya likuiditas di pasar. Namun pinjaman valas ini masih belum jelas teknisnya. (ir/ir)











































