Emas Tahan Penurunan Kinerja Antam 2008

Emas Tahan Penurunan Kinerja Antam 2008

- detikFinance
Senin, 02 Feb 2009 11:46 WIB
Emas Tahan Penurunan Kinerja Antam 2008
Jakarta - Kenaikan drastis pendapatan emas PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) hingga 164,12%, mampu menahan penurunan kinerja perseroan di tahun 2008. Pendapatan ANTM di 2008 anjlok 19% dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan pengumuman kinerja ANTM yang belum diaudit (unaudited) seperti dikutip dari BEI, Senin (2/2/2009) perseroan membukukan pendapatan Rp 9,511 triliun, turun 19% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 11,814 triliun.

Penurunan terutama didorong oleh koreksi tajam harga jual feronikel dan bijih nikel yang diterima perseroan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada tahun 2008, perseroan memproduksi 17.566 ton Ni di 2008, turun 5% dibanding tahun 2007 sebanyak 18.532 ton Ni. Volume penjualan komoditas ini sebanyak 17.026 ton Ni di 2008, turun 3% dibanding tahun 2007 sebanyak 17.547 ton Ni.

Pendapatan feronikel ANTM di 2008 dibukukan sebesar Rp 3,508 triliun, turun drastis 37% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 5,577 triliun. Penurunan disebabkan koreksi tajam harga rata-rata feronikel ANTM di 2008 sebesar 37% menjadi US$ 9,88/lb dibanding tahun 2007 sebesar US$ 15,76/lb.

Produksi bijih nikel ANTM di 2008 juga terkoreksi 8% menjadi 6,571 wmt dari tahun sebelumnya 7,112 wmt. Volume penjualan mengalami koreksi lebih tajam sebesar 23% menjadi 5,342 juta wmt dari tahun 2007 sebesar 6,907 juta wmt.

Pendapatan bijih nikel ANTM anjlok tajam 41,3% menjadi Rp 2,884 triliun dari sebelumnya Rp 4,915 triliun. Penurunan tajam disebabkan koreksi harga rata-rata yang diterima perseroan sebesar 27% menjadi US$ 57,41/lb dari sebelumnya US$ 78,32/lb.

Dua komoditas utama perseroan di atas, mengalami penurunan tajam akibat melemahnya harga jual spot di pasar dunia. Pendapatan perseroan di dua komoditas ini sebesar Rp 6,392 triliun, turun 39% dibanding tahun 2007 sebesar Rp 10,492 triliun.

Padahal di tahun 2007, dua komoditas tersebut memberi kontribusi sebesar 88,8% dari total pendapatan perseroan. Tahun 2008, kontribusi dua komoditas tersebut pada pendapatan perseroan menurun menjadi 67,2%.

Rupanya pertumbuhan kinerja pendapatan ANTM di komoditas emas memangkas porsi feronikel dan bijih nikel di 2008, sekaligus menahan laju penurunan kinerja perseroan secara keseluruhan.

Pada tahun 2008, ANTM memproduksi emas sebanyak 2,833 Toz (troy ounce), naik 1% dibanding tahun 2007 2,791 Toz. Volume penjualan emas ANTM di 2008 sebanyak 9,791 Toz, naik 96% dibanding tahun 2007 sebanyak 5 Toz.

Pendapatan emas ANTM di 2008 melonjak drastis 164,12% menjadi Rp 2,371 triliun dari tahun 2007 sebesar Rp 1,034 triliun. Kenaikan drastis tersebut didorong kenaikan harga rata-rata emas yang diterima ANTM di 2008 sebesar 24% menjadi US$ 872,92/Toz dari sebelumnya US$ 702,630/Toz.

Jika pada tahun 2007 kontribusi emas pada total pendapatan ANTM sebesar 8,75%. Pada tahun 2008, kontribusi emas di pendapatan ANTM naik drastis menjadi sebesar 28,71%. Peningkatan tersebut telah menahan penurunan kinerja ANTM di 2008.

Kendati demikian, perseroan menyatakan belum akan meningkatkan produksi emas melainkan malah memangkas target produksi feronikel di tahun 2009.

"Produksi emas masih segitu saja, belum ada rencana meningkatkan. Kalau target produksi feronikel tahun 2009 kira-kira 12.000 ton Ni," ujar Corporate Secretary ANTM Bimo Budi Satriyo saat dihubungi detikFinance, Senin (2/2/2009). (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads