Ujicoba dilakukan dengan menjalin kerjasama produk asuransi dengan PT Hero Supermarket Tbk (HERO).
"Kami mencoba masuk ke kalangan masyarakat kebanyakan yang berpendapatan rata-rata," ujar Presiden Direktur ACE, Peter Phelan di WTC Jl Jend Sudirman, Jakarta, Kamis (5/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terutama bagi kalangan yang selama ini jarang memiliki produk asuransi yakni masyarakat menengah ke bawah," ujar Peter.
Oleh sebab itu, Peter mengatakan, ACE akan mengubah strategi pemasaran asuransi tidak hanya di kalangan masyarakat berpendapatan di atas rata-rata, tetapi juga masyarakat berpendapatan rata-rata atau di bawahnya.
"Kami mencoba menyiasati dengan membuat produk-produk asuransi yang lengkap namun preminya rendah. Pada dasarnya semua orang butuh asuransi. Tinggal bagaimana agar premi bisa dijangkau oleh masyarakat luas," jelas Peter.
Sehubungan dengan itu, Peter mengakui bahwa cara tersebut merupakan hal baru dalam strategi ACE selama ini. Oleh sebab itu, sebagai ujicoba ACE menjalin kerjasama dengan HERO dalam memasarkan produk ini.
"Kami mencoba dengan memasarkan produk ini secara gratis khusus bagi pelanggan Giant dan Guardian milik HERO," ujarnya.
Head of Business Development ACE Evelyn Simanjuntak menjelaskan, kerjasama ini akan dilakukan selama 3 bulan sebagai tahap pertama.
"Bagi konsumen Giant atau Guardian yang belanja minimal Rp 200 ribu sekali belanja, mereka akan mendapat sertifikat instan dari produk asuransi kematian karena kecelakaan ACE," ujar Evelyn.
Evelyn melanjutkan, polis yang akan diberikan secara gratis tersebut bernilai Rp 10 juta per kepala yang berlaku selama 3 bulan sejak pendaftaran.
"Jadi bagi konsumen yang mendaftar produk ini, selama tiga bulan akan mendapat polis asuransi kematian karena kecelakaan. Setelah masa 3 bulan habis, mereka akan kami tawarkan produk kami secara lengkap," ulas Evelyn.
Menurut Evelyn, strategi ini diharapkan akan mendapat minat banyak kalangan berpendapatan rata-rata. Selain karena diberikan gratis selama 3 bulan, perpanjangan selanjutnya tidak membutuhkan mekanisme yang sulit.
"Cara ini juga untuk melihat antusiasme masyarakat terhadap produk asuransi ini," jelas Evelyn.
Kendati ia enggan menyebutkan target polis yang akan diperoleh, namun ia berharap strategi seperti ini akan cukup efektif menarik minat masyarakat. (dro/ir)











































