Meski Sendiri, PGN Diminta Teruskan Proyek LNG

Meski Sendiri, PGN Diminta Teruskan Proyek LNG

- detikFinance
Jumat, 06 Feb 2009 15:05 WIB
Meski Sendiri, PGN Diminta Teruskan Proyek LNG
Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengarahkan agar PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk menggarap proyek terminal penerima LNG di Jawa Barat. Pasalnya, ketiga BUMN yaitu PGN, PLN dan Pertamina yang saat ini menjalankan proyek tersebut sulit mencapai kesepakatan.

Demikian disampaikan Menneg BUMN Sofyan Djalil di kantornya, Jakarta, Jumat (6/2/2009).

”Masalahnya konsorsium ini tiga-tiganya agak susah menyamakan perspektifnya. Untuk itu kita akan minta kepada PGN, kalau yang lain tidak bisa PGN saja sebagai single,” ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mengatakan, persoalan yang selama ini mengganjal adalah pasokan gas yang baru tersedia 1,5 juta ton. Padahal kebutuhan minimal untuk mencapai titik ekonomis adalah sebesar 3 juta ton.

Sofyan menambahkan, Kementerian Negara BUMN kini sedang mencari cara mengatasi masalah pasokan gas tersebut. Salah satu yang sedang diusahakan adalah mengupayakan impor untuk memenuhi kuota 3 juta ton tersebut.

“Kalau diimpor mereka (konsorsium) harus bikin kontrak, bikin dalam negeri, dengan harga impor juga. Kalau tidak pasokan tidak akan cukup, sekarang baru 1,5 juta ton dari total 3 juta,” imbuhnya.

Ia menambahkan, Kementerian Negara BUMN telah melaporkan rencana impor gas tersebut kepada Wakil Presiden RI Jusuf Kalla. Menurut Sofyan, jika pemerintah ternyata tidak mengizinkan rencana impor tersebut maka alternatif lain adalah pemenuhan pasokan dari produsen lokal lainnya.

(ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads