Pada perdagangan saham Selasa (10/2/2009) IHSG diprediksi masih akan mengalami tekanan terutama dari faktor eksternal. Gerak bursa regional juga akan memberikan sentimen ke IHSG.
Pelaku pasar akan fokus pada saham-saham energi karena harga minyak yang kini di level US$ 39 per barel. Begitu juga dengan saham perbankan, dimana keduanya akan menjadi motor pergerakan IHSG. Β
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada penutupan perdagangan Senin waktu AS (9/2/2009), indeks Dow Jones industrial average turun tipis 9,72 poin (0,12%) ke level 8.270,87. Indeks Standard & Poor's 500 naik tipis 1,29 poin (0,15%) ke level 869,89 dan Nasdaq turun tipis 0,15 poin (0,01%) ke level 1.591,56.
Sementara pada penutupan perdagangan saham Senin kemarin (9/2/2009) IHSG turun 8,415 poin (0,62%) menjadi 1.342,226.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Optima Securities
Rally kenaikan indeks tertunda akibat profit taking sehingga melemah 8 poin ke level 1.342. Investor lebih mengantisipasi koreksi Dow Jones terkait paket stimulus ekonomi setelah sepekan lalu telah menguat 4%. Koreksi tersebut wajar dan belum mengubah uptren sehingga pergerakan indeks bakal kembali menguat. Selanjutnya pergerakan harian dilevel 1.320-1.360 dengan pilihan saham: SGRO, LSIP, UNTR,TINS, dan BUMI.
(ir/ir)











































