Investor sudah mulai mengantisipasi keluarnya laporan keuangan perbankan yang kemungkinan akan mengalami koreksi karena ada beberapa yang terseret pelemahan ekonomi global. Β
Saham energi seperti PGN terpangkas negatif seiring dengan turunnya harga minyak dunia ke US$ 39 per barel. Pelemahan sejumlah bursa regional ikut mempengaruhi IHSG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 2,760 poin (1,05%) menjadi 261,342 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,589 poin (0,27%) menjadi 218,911.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 46.863 kali, dengan volume 2,100 miliar unit saham, senilai Rp 1,487 triliun. Sebanyak 52 saham naik, 60 saham turun dan 46 saham stagnan.Β Β Β
Sementara bursa saham Asia ditutup bervariasi seperti Hang Sen naik 0,81%, KOSPI turun 0,32%, Nikkei turun 0,29%, Shanghai naik 1,82%, STI Singapura naik 0,96% dan Taiwan naik 0,7%.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 2.050, Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 11.650, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 100 menjadi Rp 2.650, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 225 menjadi Rp 4.225, Indofood Sukses Makmur (INDF) turun Rp 20 menjadi Rp 980 dan Bank Danamon (BDMN) turun Rp 75 menjadi Rp 2.150.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 730, Bakrie Sumatra Plantation (UNSP) naik Rp 20 menjadi Rp 305, Telkom (TLKM) naik Rp 100 menjadi Rp 6.450 dan Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 50 menjadi Rp 680.Β
(ir/qom)











































