Direktur Utama SMF (Sarana Multigriya Finansial) Erica Soeroto mengatakan pada penerbitan perdana tersebut hanya terserap Rp 11 miliar dari Rp 100 miliar yang diterbitkan.
"Yang terserap hanya Rp 11 miliar, jadi sisanya Rp 89 miliar harus dibeli SMF, namun nanti juga bisa dijual kembali ke secondary market," ujarnya ketika ditemui di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Kamis (12/2/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SMF sendiri di tahun ini rencana menerbitkan sekuritisasi aset KPR BTN sebesar Rp 500 miliar, dan yang baru diterbitkan Rp 100 miliar.
"Untuk menjaring investor untuk sisa Rp 400 miliar lagi, kita akan melakukan investor gathering untuk sosialisasi kepada investor. Investor masih perlu waktu untuk prepare," paparnya.
Erica mengatakan dirinya berharap pasar sekunder untuk instrumen sekuritisasi aset kredit perumahan ini akan terbentuk di tahun ini.
(dnl/qom)











































