Data GDP 4Q08 yang diumumkan BPS hari ini tidak berpengaruh terlalu besar pada kepercayaan diri investor untuk mengkoleksi saham. BPS siang tadi merilis GDP 4Q08 Indonesia yang hanya tumbuh sebesar 5,2%, terendah sejak 1Q2007, sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia selama tahun 2008 tercatat 6,1%.
Investor kurang merespons positif data historikal ini dan lebih memfaktorkan outlook ke depan yang diperkirakan masih akan mengalami pelemahan seiring penurunan permintaan ekspor yang signifikan pada 2009.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Esok indeks diperkirakan masih akan bergerak sideways dengan kecenderungan menguat tipis seiring masih sepinya sentimen yang mampu membangkitkan kepercayaan diri investor.
(etr/qom)











































