Angka pertumbuhan ekonomi Indonesia (PDB) kuartal IV-2008 sebesar 5,2% (yoy) berada jauh di bawah ekspektasi pasar yang mencapai 5,7% serta minus 3,6% dibanding triwulan sebelumnya.
Pelemahan ekonomi global yang melambat membuat pelaku pasar wait and see karena tidak ada investor asing yang masuk dan kondisi ekonomi global masih penuh ketidakpastian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Indeks LQ-45 turun 5,567 poin (2,12%) menjadi 257,412 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,953 poin (1,81%) menjadi 214,406.
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 47.465 kali, dengan volume 1,720 miliar unit saham, senilai Rp 1,060 triliun. Sebanyak 26 saham naik, 90 saham turun dan 51 saham stagnan.
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 690, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.350, Astra Internasional (ASII) turun Rp 300 menjadi Rp 10.800, Barito Pacific (BRPT) turun Rp 80 menjadi Rp 560, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 50 menjadi Rp 2.000 dan Mitra Rajasa (MIRA) turun Rp 30 menjadi Rp 440.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Hexindo Adiperkasa (HEXA) naik Rp 70 menjadi Rp 890, Elnusa (ELSA) turun Rp 13 menjadi Rp 141 dan Unilever Indonesia (UNVR) naik Rp 50 menjadi Rp 8.050.
Sementara bursa saham Asia hari ini mengalami kerontokan hebat seperti Hang Seng turun 3,79%, KOSPI turun 4,11%, Nikkei turun 1,35%, Shanghai turun 2,93%, STI Singapura turun 2,5% dan Taiwan turun 2,17%. (ir/qom)











































