Aksi jual saham di bursa regional disebabkan kekhawatiran investor setelah perekonomian Jepang sebagai negara ekonomi terbesar setelah AS diprediksi akan memburuk dalam 35 tahun jika nilai tukar yen terus menguat.
Selain itu, prediksi aliran dana melalui hedge fund yang diprediksi akan anjlok sebesar 35% tahun ini dan pengunduran diri menteri keuangan Jepang juga menjadi faktor pelemahan indeks regional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain BUMI, Deutsche Bank juga memberikan rating yang sama kepada ASII (-2.7%, Rp10.800). PGAS (Perusahaan Gas Negara) turun 2.4% ke Rp2.000 memfaktorkan penurunan harga gas dunia.
Saham perbankan juga mengalami penurunan (-2.42%) setelah data laporan keuangan perbankan terus menunjukkan hasil yang mengecewakan. Laba bersih CIMB Niaga di FY08 anjlok 55% menjadi Rp342.07miliar dibandingperolehanlabatahun lalu sebesar Rp 763.4 miliar. Meski pendapatan bunga bersih naik sebesar 13.3% dari Rp 2,57 triliun menjadi Rp 2,92 triliun. Namun turunnya pos pendapatan operasional danmembengkaknya beban operasional menggerus laba bersih CIMB Niaga.
BBNI (Bank Negara Indonesia) turun 2.7% ke Rp 720 setelah laba bersih per November 2008 sebesar Rp 1,5 triliun atau anjlok 31% dari Rp 2,2 triliun di November 2007. Penurunan laba disebabkan naiknya pencadangan aktiva produktif yang meningkat dari Rp1.3 tn menjadi Rp3.9 tn (+123% YoY). Selain itu juga disebabkan oleh penurunan pendapatan bunga dari Rp 15,1 triliun menjadi Rp14,8 triliun (-0.01%).
Sementara rupiah hari ini ditransaksikan melemah seiring pelemahan mata uang regional. Rupiah sempat menembus level Rp 12.025 atau melemah 1.69%.
(etr/qom)











































