PTBA Rampungkan Akuisisi Dua Tambang Batubara Tahun Ini

PTBA Rampungkan Akuisisi Dua Tambang Batubara Tahun Ini

- detikFinance
Rabu, 18 Feb 2009 15:31 WIB
PTBA Rampungkan Akuisisi Dua Tambang Batubara Tahun Ini
Jakarta - Rencana akuisisi dua perusahaan tambang batubara di Kalimantan oleh PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) diperkirakan rampung tahun ini.
 
Demikian hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama PTBA Sukrisno di sela-sela pembukaan Pameran Gelar Karya PKBL BUMN 2009 di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (18/2/2009).
 
"Saya tidak akan menyebutkan namanya. Tapi saat ini sudah ada tim di Kalimantan untuk melakukan evaluasi. Mudah-mudahan akhir tahun bisa selesai, dari pendanaan juga tidak masalah," ujarnya.

Ia mengatakan, perseroan akan menyiapkan dana investasi sebanyak 50 persen dari kas internal perusaahan atau setara dengan Rp 1,5 triliun untuk akuisisi dua perusahaan tersebut. Menurutnya kas intenal yang tersedia sampai akhir tahun 2008 mencapai Rp 3 triliun sehingga cukup untuk membiayai rencana investasi perusahaan.
 
"Sejauh ini (akuisisi) akan didanai dari perusahaan sendiri. Karena sampai sekarang PTBA tidak punya utang sehingga lebih mudah. Tetapi kalaupun akan menggandeng partner, maka PTBA tetap mayoritas," ujarnya.

Ia menambahkan, satu perusahaan tambang yang akan diambil alih kepemilikannya tersebut memiliki deposit di atas 100 juta ton batubabara. Sementara yang satu lagi cadangannya di bawah 100 juta ton, namun masih dikaji lebih lanjut oleh tim BUMN tambang tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Sukrisno, laba bersih perseroan di tahun 2008 mencapai Rp 1,7 -1,8 triliun. Meningkat tajam jika dibandingkan laba bersih tahun 2007 yang hanya sekitar Rp 700 miliar.

Peningkatan tersebut didorong oleh meningkatnya volume, harga penjualan yang meningkat di awal tahun 2008 dan ada beberapa biaya operasional yang turun. Volume penjualan batubaranya mencapai 12,8 juta, naik dari sebelumnya yang hanya 10,11 juta ton.

"Sehingga dari kombaniasi itu mendorong kenaikan pendapatan perusahaan," tegasnya.
 
Untuk pendapatan tahun 2009, BUMN tambang itu optimis meningkat 20 persen, baik dari volume penjualan, maupun pendapatan.
 
"Tetapi kalau kondisi batubara lebih bagus mudah-mudahan lebih dari 20 persen. Harus optimis, karena kalau kita pesimis berarti sekitar 40 persen tenaga kita sudah hilang," tambahnya.

Menurutnya, dua perusahaan tambang batubara yang akan diakuisisi tersebut bisa memberi kontribusi yang signifikan sehingga mendorong penjualan pada tahun 2009. (ang/lih)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads