Demikian dikutip dari data riset Chief Economist Mandiri Group Mirza Adityaswara, Kamis (19/2/2009).
Pada tahun 2008, valuasi saham (price earning ratio/PER) di BEI sebesar 7,5x. Namun PER di BEI tahun 2009 diperkirakan bakal meningkat jadi 7,8x.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Taiwan menduduki peringkat teratas. Pada tahun 2008, PER Taiwan sebesar 10,9x. Pada tahun 2009 diperkirakan melonjak drastis menjadi 14,1x.
Posisi kedua diduduki oleh Singapura. PER 2008 bursa Singapura sebesar 9,2x. Tahun ini, PER bursa Singapura diperkirakan naik menjadi 10,0x.
Peringkat ke 3 diduduki oleh Thailand. Tahun 2008, PER di Thailand sebesar 6,9x. Tahun 2009, PER bursa Thailand naik menjadi 7,6x.
Peringkat ke 5 diduduki oleh bursa Malaysia. PER bursa Malaysia tahun 2008 sebesar 10,9x. Tahun 2009, PER bursa Malaysia diperkirakan naik tipis menjadi 11,0x.
Sementara PER indeks-indeks bursa regional Asia lainnya seperti Hong Kong, India, Korea dan Filipina tahun 2009 diperkirakan bakal menurun dibanding posisi tahun 2008.
PER bursa India dan Korea diperkirakan mengalami penurunan cukup tajam tahun ini. PER bursa Korea tahun 2008 sebesar 11,2x. Tahun ini PER bursa Korea diperkirakan bakal turun menjadi 10,3x.
PER bursa India tahun 2008 sebesar 11,1x. Tahun ini PER bursa India diperkirakan turun ke 10,2x.
Bursa Filipina juga diperkirakan mengalami penurunan PER menjadi 9,1x tahun ini dibandingkan tahun 2008 sebesar 9,6x.
PER bursa Hong Kong tahun ini juga diperkirakan turun tipis menjadi 10,8x dari posisi tahun 2008 sebesar 10,9x.
"Valuasi saham Indonesia tahun 2009 sudah cukup murah dibanding Malaysia dan Singapura. Namun dari segi peningkatan, PER bursa Indonesia masih naik lebih baik ketimbang Malaysia," ujar Mirza dalam paparan di Restoran Oasis, Jl Raden Saleh, Jakarta, Kamis (19/2/2009). (dro/ir)











































