Berdasarkan data riset Chief Economist Mandiri Group Mirza Adityaswara, disebutkan bahwa pertumbuhan EPS terburuk tahun 2009 diperkirakan akan dialami oleh bursa Taiwan sebesar minus 23%.
Angka tersebut masih lebih baik dari pertumbuhan EPS bursa Taiwan tahun 2008 yang anjloknya mencapai minus 33,9%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertumbuhan EPS bursa Singapura menduduki posisi ketiga terburuk, sebesar minus 7,9% tahun 2009, sedikit lebih baik dari pertumbuhan EPS tahun 2008 minus 12,8%.
Tahun 2008, Indonesia masih membukukan pertumbuhan EPS sebesar 9,4%. Namun tahun ini diperkirakan turun drastis minus 7,6%.
Posisi kelima terburuk diduduki oleh bursa Malaysia. Tahun 2008, pertumbuhan EPS bursa Malaysia minus 4,5%. Tahun ini diperkirakan masih tumbuh negatif sebesar minus 0,4%.
Sedangkan bursa Hong Kong, India, Korea dan Filipina diprediksi masih akan mengalami pertumbuhan EPS positif.
Bursa Hong Kong membukukan pertumbuhan EPS minus 13,3% tahun 2008. Tahun ini diprediksi tumbuh positif 0,4%.
Bursa Filipina juga diperkirakan tumbuh 5,5% tahun ini. Tahun lalu, bursa Filipina membukukan pertumbuhan EPS minus 1,6%.
Tahun 2008, bursa India mencatat pertumbuhan EPS positif 9,4%. Tahun ini diperkirakan masih tumbuh positif 8,2%, terkoreksi tipis dari pertumbuhan tahun 2008.
Bursa Korea yang tahun 2008 mencatat pertumbuhan EPS minus 21,9%, tahun ini diperkirakan akan mencatat pertumbuhan positif 8,8%.
(dro/ir)











































