Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (19/2/2009) rupiah menguat 55 poin ke posisi 11.835 per dolar AS. Rupiah bergerak volatile karena tekanan yang tinggi terhadap permintaan dolar AS.
Namun BI diketahui melakukan intervensi yang lumayan hingga US$ 200 juta yang membantu rupiah meninggalkan level 12.000-an per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faisal mengatakan selain aksi spekulasi, faktor penyebab sulitnya menjaga nilai tukar rupiah adalah karena banyaknya dana jangka pendek di Indonesia.
(ir/qom)











































