Review Sepekan: IHSG Tembus Level Minor

Review Sepekan: IHSG Tembus Level Minor

- detikFinance
Sabtu, 21 Feb 2009 10:41 WIB
Review Sepekan: IHSG Tembus Level Minor
Jakarta - Pergerakan IHSG sepanjang pekan ini masih saja belum semangat, seiring hantaman sentimen negatif dari dalam dan luar. IHSG di akhir pekan bahkan menembus level minor 1.300, yang salah satunya dipengaruhi oleh melorotnya nilai tukar rupiah yang menembus 12.000 per dolar AS.

Pergerakan IHSG sepanjang pekan ini adalah:

  • Senin (16/2/2009): IHSG naik 3,260 poin (0,24%) menjadi 1.342,002.
  • Selasa (17/2/2009): IHSG turun 23,962 poin (1,79%) menjadi 1.318,040.
  • Rabu (18/2/2009): IHSG naik 12,570 poin (0,95%) menjadi 1.330,610.
  • Kamis (19/2/2009): IHSG turun 6,914 poin (0,52%) menjadi 1.323,696.
  • Jumat (20/2/2009): IHSG turun 26,754 poin (2,02%) menjadi 1.296,942.

Berikut review IHSG oleh Panin Sekuritas:

IHSG sepanjang pekan lalu melemah -3.12% menembus level minor support di 1.300, penurunan didorong oleh melemahnya bursa regional. Pergerakan bursa global antara lain dipengaruhi oleh data GDP Jepang dan Eropa yang melemah, serta berita paket stimulus di Amerika Serikat. Indeks Dow Jones juga terus bergerak melemah menembus level terendah dalam 6 tahun terakhir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melemahnya perekonomian negara maju akan secara langsung berpengaruh pada kinerja ekspor Indonesia, yang juga terus menunjukkan trend melemah. Selain itu pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh nilai tukar rupiah yang masih fluktuatif dan beberapa kali menembus level Rp12.000/USD.

Sementara dari dalam negeri, beberapa aksi korporasi oleh emiten tampak mewarnai pergerakan bursa pekan lalu, seperti tender offer ISAT, rencana akuisisi PTRO oleh INDY, dan juga perkembangan aksi korporasi BUMI terhadap 3 perusahaan batubara.

Kamis pekan lalu Bapepam menyatakan akan menunjuk penilai independen terkait akuisisi perusahaan oleh BUMI. Saham ISAT, TLKM, dan BBCA tercatat menjadi beberapa saham yang mendorong indeks turun pekan lalu. Ditengah kondisi pasar yang belum kondusif, investor juga memilih untuk melakukan "trading on news".

Rekomendasi pekan depan:

Pekan ini kami perkirakan indeks masih akan bergerak melemah meski tekanan jual mulai mereda. Saham consumer goods seperti UNVR, KLBF, dan INDF tampaknya dapat menjadi pilihan investor ditengah tekanan pada saham perbankan dan pertambangan yang biasanya mendominasi pergerakan indeks. Faktor regional juga masih akan berpengaruh besar pada pergerakan indeks.

Tertembusnya level support 7.500 pada hari Kamis, membuat Dow Jones memasuki trend bearish untuk jangka pendek. Dari perbandingan chart antara Dow Jones dan IHSG terlihat penurunan Dow Jones terjadi lebih tajam pada pekan lalu. Sebagai perbandingan, pada November 2008 lalu ketika Dow Jones berada di level 7.500, IHSG berada di level 1.140-an. Untuk pekan ini kami perkirakan IHSG berada pada support-resistance pekan ini berada 1.230-1.335.


(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads