"IPO akan kita kaji lagi pasca Pemilu. Kemungkinan tidak jadi dilakukan tahun ini," ujar Managing Director GarudaFood, Hartono Atmadja dalam jumpa pers di Ritz Carlton Pacific Place, SCBD, Jakarta, Selasa (24/2/2009).
Menurut Hartono, saat ini kondisi perekonomian maupun pasar modal Indonesia sedang kurang kondusif untuk melepas saham ke publik. Apalagi, ia melanjutkan, Indonesia sedang menghadapi masa pemilu yang akan menimbulkan kontraksi pada perekonomian nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, perseroan telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi IPO. Namun Hartono mengatakan, perseroan akan membahas kembali seluruh struktur rencana IPO, termasuk penunjukkan penjamin emisi.
"Belum kita bicarakan apakah akan menggunakan penjamin emisi yang sama atau tidak. Nanti kita lihat dan kaji lagi," jelas Hartono.
Kendati demikian, Hartono menyatakan optimis bahwa saham perseroan yang akan dilepas ke publik nanti akan sangat diminati investor.
"Kami yakin IPO GarudaFood akan banyak diminati dengan alasan pertumbuhan industri makanan dan minuman tidak pernah mati," jelas Hartono.
Tahun 2008, GarudaFood membukukan penjualan Rp 3,04 triliun. Tahun ini, perseroan menargetkan pertumbuhan 20% atau sebesar Rp 608 miliar menjadi Rp 3,648 triliun.
(dro/qom)











































