Melemahnya kembali rupiah ikut menambah sentimen negatif yang ada di pasar. Saham Bumi Resources dan Indosat memimpin pelemahan IHSG.
Pada penutupan perdagangan saham Selasa (24/2/2009) IHSG meluncur 16,570 poin (1,26%) menjadi 1.295,869. Pada sesi I, IHSG turun 19,537 poin (1,49%) menjadi 1.292,902.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 34.891 kali, dengan volume 1,108 miliar unit saham, senilai Rp 1,114 triliun. Sebanyak 22 saham naik, 80 saham turun dan 47 saham stagnan.
Saham-saham yang anjlok harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 40 menjadi Rp 740, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 175 menjadi Rp 3.975, Indosat (ISAT) turun Rp 125 menjadi Rp 4.350, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 75 menjadi Rp 1.950 dan United Tractors (UNTR) turun Rp 200 menjadi Rp 5.350.
Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 100 menjadi Rp 7.550, Gudang Garam (GGRM) naik Rp 100 menjadi Rp 5.400 dan Astra Graphia (ASGR) turun Rp 20 menjadi Rp 230.
Pelemahan IHSG mengikuti rontoknya bursa saham Asia seperti Hang Seng turun 2,86%, KOSPI turun 3,24%, Nikkei turun 1,46%, Shanghai turun 4,56%, STI Singapura turun 1,35% dan Taiwan turun 1,06%.
(ir/qom)











































