Pada perdagangan valas pukul 07.55 WIB, Rabu (25/2/2009) rupiah ada di level 11.925 per dolar AS dan ditransaksikan di kisaran 11.920-11.930 per dolar AS.
Kurangnya sentimen positif dari dalam negeri membuat mata uang lokal ini masih sulit melenggang ke jalur hijau. Satu-satunya yang menjadi penjaga rupiah agar tidak jatuh terlalu dalam adalah intervensi bank sentral.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekonomi Jepang yang melambat karena terpengaruh krisis finansial membuat pasar kembali beralih ke dolar AS.
Sementara di Washington, Perdana Menteri Jepang Taro Aso mengatakan dirinya dan Presiden Barack Obama sepakat untuk menjaga dolar sebagai mata uang utama meskipun ekonomi dunia sedang dilanda krisis.
"Dalam situasi keuangan saat ini, kami melihat sangat penting untuk menjaga kepercayaan dolar AS sebagai mata uang utama dunia," kata Aso seperti dikutip AFP.
Pada penutupan perdagangan valas Selasa waktu AS (24/2/2009) euro menguat ke 1,2843 dolar AS dibandingkan hari sebelumnya 1,2692 dolar AS. Sedangkan dolar AS menguat terhadap yen di posisi 96,64 yen dibandingkan hari sebelumnya 94,58 yen.
(ir/ir)











































