WIKA Rampungkan Akuisisi Tambang Semester I-2009

WIKA Rampungkan Akuisisi Tambang Semester I-2009

- detikFinance
Rabu, 25 Feb 2009 09:33 WIB
WIKA Rampungkan Akuisisi Tambang Semester I-2009
Jakarta - PT Wijaya Karya (WIKA) siap merealisasikan akuisisi perusahaan tambang pada semester pertama 2009. Akuisisi tersebut akan didanai 100% dari dana internal.

Demikian disampaikan Direktur Keuangan WIKA Ganda Kusuma disela-sela BUMN Executive Breakfast Meeting "Economic Outlook 2009" di Wisma Antara, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (25/2/2009).

"Targetnya semester 1 (akuisisi) tuntas, proses due diligence sudah selesai. Dana akuisisi 100% dari internal," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tahun lalu, perseroan juga mengakuisisi perusahaan Catur Insan P Pertiwi yang kini berubah nama menjadi Wijaya Karya Insan Pertiwi.

Ganda menambahkan, pada akhir 2008 perseroan juga memenangkan pasokan batubara ke PLTU Tanjung Jati B untuk 5 tahun ke depan. Berdasarkan kesepakatan, setiap tahunnya akan dilakukan 4 kali pengiriman (shipment) dengan kapasitas 65.000 ton/shipment.

"Batubaranya dari Kalimantan Timur, dananya juga dari internal," katanya.

WIKA juga mencatat arus kas sebesar Rp 500 miliar pada akhir 2008. Dari Rp 500 miliar tersebut, Rp 307 miliarnya berasal dari dana sisa IPO yang tidak terpakai di tahun 2008.

Sementara untuk tahun ini, perseroan akan menindaklanjuti program listrik swasta atau Independent Power Producer (IPP) PLTP Tampomas.

"Kami telah mengambil alih 55%, sudah menang tender. Hanya tinggal menunggu penunjukan partner dengan perusahaan daerah Jabar (BUMD), dan akan membentuk perusahaan baru," ujarnya.

Untuk proyek pembangunan jalan tol ruas Surabaya-Mojokerto, WIKA juga ikut serta dengan porsi 20%. Selain WIKA, dalam proyek itu ada juga Jasa Marga dengan porsi 55%, dan sisanya adalah pemilik lama.

Saat ini, WIKA juga sedang mengembangkan usaha aspal Buton yang bekerjasama dengan PT Timah. Namun menurut Ganda, hingga saat ini belum diketahui pola kerjsamanya karena awalnya Timah akan melakukannya sendirian.

WIKA juga terus mengembangkan proyeknya di luar negeri. Di Aljazair, WIKA mendapat proyek membangun jalan high way sepanjang 500 km. Proyek yang sudah dikerjakan sejak tahun lalu ini direncanakan akan rampung 2011.

"Untuk pendanaan kami bekerjasama dengan konsosium Jepang. Dana WIKA dalam kontrak sekitar Rp 300 miliar. 800 orang tenaga kerja Indonesia dikirim ke sana," tambahnya.

Tahun depan tawaran pembangunan properti sejumlah infrastruktur dengan pemerintah Aljazair. (lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads