4 Direksi BEI Tunggu Peraturan Baru 3 Maret 2009

4 Direksi BEI Tunggu Peraturan Baru 3 Maret 2009

- detikFinance
Jumat, 27 Feb 2009 10:48 WIB
4 Direksi BEI Tunggu Peraturan Baru 3 Maret 2009
Jakarta - Empat direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) yang masih menjabat masih menunggu hasil peraturan baru soal masa jabatan direksi yang rencananya akan disahkan pada 3 Maret 2009. Jika peraturan baru mengizinkan, mereka masih berminat maju ke pemilu bursa 24 Juni 2009.

"Mereka (4 direksi BEI) masih menunggu peraturan baru soal direksi BEI yang akan dikeluarkan 3 Maret 2009," ujar sumber detikFinance di BEI, SCBD, Jumat (27/2/2009).

Sumber tersebut menjelaskan, jika mengacu pada peraturan soal direksi yang masih berlaku saat ini, 4 orang direksi BEI yang sedang menjabat sekarang dipastikan habis masa jabatannya alias kadaluarsa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Peraturan direksi lama kan maksimal menjabat 3 kali dalam SRO yang berbeda-beda
dimana bisa 2 kali dalam satu SRO yang sama," jelasnya.

Jika mengacu pada peraturan tersebut, Direktur Utama BEI Erry Firmansyah, Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito, Direktur Perdagangan Saham, Penilitian dan Pengembangan BEI MS. Sembiring dan Direktur Administrasi BEI Sihol Siagian dipastikan tidak dapat maju lagi dalam pemilu bursa 24 Juni 2009.

"Bapepam sedang menggodok mengubah peraturan itu. Rencananya akan disahkan pada 3 Maret 2009. Isi peraturan itu belum diumumkan. Jadi mereka masih menunggu disahkannya peraturan baru, baru bisa menentukan apakah akan maju lagi atau tidak," ujarnya.

Kendati demikian, Erry telah mengatakan kalau ia tidak berniat maju dalam pemilu BEI Juni mendatang. Kabar yang beredar, Erry yang dekat Menteri Keuangan Sri Mulyani akan ditempatkan ke Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Sementara Eddy Sugito ketika dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengaku kalau ia masih menunggu isi peraturan baru direksi BEI. "Kita berdoa sajalah," ujarnya.

Sedangkan 3 direksi BEI yang belum kadaluarsa telah menyatakan akan maju dalam pemilu BEI Juni mendatang. Direktur Pengawas BEI Justitia Tripurwasani rencananya akan masuk dalam paket calon direksi dari kubu Lapangan Banteng.

Direktur Informasi dan Teknologi BEI Bastian Purnama masih belum dapat kendaraan untuk maju lantaran dinilai tidak cocok dengan kubu Lapangan Banteng. Sedangkan Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu kabarnya berencana ikut dalam paket calon direksi dari kalangan pelaku pasar yang dipimpin oleh Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja.

"Tapi sepertinya cukup sulit. Karena Lily sedang tersangkut kasus pasar modal. Kelangsungan paket ini masih belum kelihatan," ujarnya. (dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads