Demikian hal itu disampaikan Sekretaris Kementerian Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Said Didu di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (27/2/2009).
“Qtel sudah resmi masuk, belum ada (pergantian direksi) dari kita. Qtel juga belum sampaikan,” katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Termasuk hak-haknya di dalam dan tidak ada yang diubah,” jelasnya.
Ia menambahkan, pihak Qtel juga menyatakan tidak akan membeli sisa kepemilikan saham Indosat yang dimiliki pemerintah 14,9%. (ang/lih)











































