Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Jumat (27/2/2009) rupiah melemah 25 poin ke posisi 11.970 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat menguat ke 11.800 per dolar AS namun karena volatilitas yang tinggi, mata uang lokal ini kembali tertekan.
Penjualan MTN Global pemerintah sebesar US$ 3 miliar yang laris manis di New York belum banyak memberikan efek positif ke pasar valas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Direktur Penelitian dan Pengaturan Perbankan BI Halim Alamsyah di gedung BI, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (27/2/2009) mengatakan penjualan MTN Global nantinya akan masuk ke cadangan devisa. Sehingga bisa menambah posisi cadangan devisa yang saat ini masih sekitar US$ 50,87 miliar.
Penamabahan cadangan devisa diharapkan bisa menjaga volatilitas rupiah. "Kira-kira volatility rupiah masih bagus pergerakannya tidak terlalu besar. Antara lain karena situasi fundamental kita masih baik, saya kira jangkar yang membuat ekonomi kita cukup stabil salah satunya karena perbankan kita oke. Berita buruknya hanya sedikit diperbankan masalah structured product," tutur Halim. (ir/qom)











































