Dua Bulan Pertama Wall Sreet yang Merah

Dua Bulan Pertama Wall Sreet yang Merah

- detikFinance
Sabtu, 28 Feb 2009 10:34 WIB
Dua Bulan Pertama Wall Sreet yang Merah
New York - Wall Street kembali menutup akhir bulan dengan merah. Jika di akhir Januari Wall Street menutup akhir perdagangan dengan buruk, kini d akhir Februari kejadian yang sama berulang.

Pada penutupan perdagangan saham Jumat waktu AS (27/2/2009) Dow Jones Industrial Average turun 119,15 poin (1,66%) menjadi 7.062,93 yang merupakan level terendah sejak 1997.

Indeks Nasdaq turun 13,63 poin (0,98%) menjadi 1.377,84 yang menjadi posisi terendah sejak akhir November 2008. Sedangkan indeks Standard & Poor's 500 turun 17,74 poin (2,36%) menjadi 735,09 yang terendah sejak Desember 1996.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penurunan yang terus terjadi dia akhir bulan membuat Wall Street memasuki Maret masih dengan genting karena investor masih melihat tanda-tanda kemerosotan data-data ekonomi yang kian menyeramkan.

Pernyataan Gubernur Bank Sentral AS Ben Bernanke yang memberikan peringatan bahwa resesi di AS kemungkinan bisa berlanjut hingga tahun depan membuat pelaku pasar akan hati-hati terhadap prospek ekonomi.

Sepanjang tahun ini, Dow Jones telah turun 19,52% yakni Selama Januari 8,84% dan Februari turun 11%. S&P telah turun 18,62% dan Nasdaq turun 12,63% dalam dua bulan pertama di 2009.

Analis Wachovia Securities, Al Goldman mengakui dia salah menduga pasar telah mengalami penurunan terendah di November tahun lalu namun kenyataan berlanjut hingga saat ini.

"Sebelumnya kami terlalu optimistis bahwa saham akan segera keluar dari posisi terendah. Meski begitu melihat sejarahnya, ekonomi dan pasar saham tetap akan sembuh," ujarnya seperti dilansir dari AFP, Sabtu (28/2/2009). (ir/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads