Kepala Divisi (kadiv) Bursa Efek Indonesia (BEI) alias pimpinan lapis kedua (ring dua) dikabarkan akan maju dalam paket terpisah pada pemilu BEI yang akan digelar 24 Juni 2009.
"Kadiv-kadiv rencananya akan mengajukan paket calon direksi secara terpisah. Calon-calon yang akan diusung masih dibahas," ungkap sumber detikFinance di lantai bursa, Senin (2/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Calon-calonnya masih dibahas. Tapi ada masukan kalau Bastian akan dimasukkan dalam paket mereka," ujar sumber tersebut.
Direktur Informasi dan Teknologi BEI, Bastian Purnama memang telah menyatakan kesiapannya maju dalam pemilu bursa Juni mendatang.
Tidak hanya Bastian, dua direksi yang sedang menjabat lainnya, Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani dan Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan Guntur Pasaribu juga telah menyatakan siap maju dalam pemilu bursa.
Justitia telah masuk dalam salah satu kandidat paket yang diusung Lapangan Banteng bersama dengan Direktur Utama PT Bahana Securities Ito Warsito, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Inarno Djajadi, Direktur Utama PT Pacific Duaribu Adikin Basirun dan Corporate Secretary BEI Frederica Widyasari Dewi.
Guntur dikabarkan bakal masuk dalam paket dari kalangan pelaku pasar yang rencananya dipimpin oleh Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja. Namun menurut sumber detikFinance, kelangsungan paket ini masih belum kelihatan lantaran Lily Widjaja sedang tersangkut kasus perdata di pengadilan Singapura.
Sementara menanggapi kabar dirinya akan dimasukkan dalam paket direksi dari kelompok Kadiv, Bastian sedikit angkat bicara.
"Kadiv-kadiv itu kan banyak yang senior. Bisa saja mereka akan mengajukan paketnya sendiri. Saya kira kadiv itu lebih memahami aspek internal BEI ketimbang orang luar. Kalau saya diajukan oleh mereka ya boleh-boleh saja," ujar Bastian.
Tokoh senior pasar modal Adler Manurung juga dikabarkan bakal kembali mengajukan paket direksi dalam pemilu Juni mendatang. Namun Adler masih enggan menyatakan niatnya tersebut.
"Kita lihat nanti saja ya," ujar Adler beberapa waktu lalu.
(dro/ir)











































