IHSG Rontok, Rupiah Stabil

Sesi Siang

IHSG Rontok, Rupiah Stabil

- detikFinance
Senin, 02 Mar 2009 12:11 WIB
IHSG Rontok, Rupiah Stabil
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali rontok signifikan mengikuti merosotnya bursa saham di kawasan. Kekhawatiran pelemahan ekonomi global bikin pasar saham tak berdaya.

Tekanan faktor eksternal lebih mendominasi sentimen di pasar meski pelaku pasar juga tengah menunggu pengumuman angka inflasi Februari oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Senin siang ini.

Setelah mencatat deflasi pada Desember 2008 dan Januari, pencapaian di Februari diprediksi akan mengalami inflasi karena seretnya distribusi akibat cuaca buruk. Pada bulan Januari 2009 terjadi deflasi sebesar 0,07 persen, dengan inflasi year on year sebesar 9,17%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham sesi satu Senin (2/3/2009) IHSG turun 24,435 poin (1,9%) menjadi 1.261,041. Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 12.00 WIB stabil di posisi 11.970 per dolar AS.

Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 20.755 kali, dengan volume 759,3 juta unit saham, senilai Rp 635,4 miliar. Sebanyak 9 saham naik, 91 saham turun dan 28 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 720, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 10 menjadi Rp 2.050, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 1.800, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.720.

IHSG mengikuti pelemahan bursa kawasan di sesi siang ini seperti Hang Seng turun 3,83%, KOSPI turun 4,36%, Nikkei turun 4%, Shanghai turun 0,37%, STI Singapura turun 3,27% dan Taiwan turun 3,26%. Β 

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads