Saham Tambang dan Bank Pukul IHSG

Saham Tambang dan Bank Pukul IHSG

- detikFinance
Senin, 02 Mar 2009 16:13 WIB
Saham Tambang dan Bank Pukul IHSG
Jakarta - Anjloknya harga saham tambang dan bank kembali memukul Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga tenggelam ke zona merah. Pelemahan IHSG juga tertular penurunan indeks regional.

Turunnya harga saham tambang karena pelemahan ekonomi dunia diprediksi akan melemahkan permintaan komoditas tambang. Sedangkan penurunan saham bank karena kabar buruk makin terpuruknya kinerja bank berskala global seperti HSBC ditakutkan bisa menular ke bank lokal.Β Β  Β 

Sementara pencapaian inflasi Februari sebesar 0,21% dan year on year sebesar 8,6% membuat pelaku pasar mulai berhitung terhadap dampaknya ke tingkat BI Rate.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada penutupan perdagangan saham Senin (2/3/2009) IHSG merosot 29,367 poin (2,28%) menjadi 1.256,109. Sedangkan pada sesi satu IHSG turun 24,435 poin (1,9%) menjadi 1.261,041.

Indeks LQ-45 turun 6,533 poin (2,62%) menjadi 242,475 dan Jakarta Islamic Index (JII) turun 4,703 poin (2,2%) menjadi 209,418.

Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 33.204 kali, dengan volume 1,196 miliar unit saham, senilai Rp 1,045 triliun. Sebanyak 17 saham naik, 99 saham turun dan 46 saham stagnan.

Saham-saham yang turun harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 50 menjadi Rp 720, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 150 menjadi Rp 1.910, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 110 menjadi Rp 1.790, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 100 menjadi Rp 3.625 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 40 menjadi Rp 1.700.

Sedangkan saham-saham yang naik harganya antara lain, Bank Ekonomi Sejahtera (BAEK) naik Rp 25 menjadi Rp 2.300, Total Bangun Persada (TOTL) naik Rp 1 menjadi Rp 82 dan Multistrada Arah Sarana (MASA) naik Rp 2 Rp 139.

IHSG mengikuti pelemahan bursa kawasan seperti Hang Seng turun 3,86%, KOSPI turun 4,16%, Nikkei turun 3,81%, STI Singapura turun 3,94% dan Taiwan turun 2,88%. Sedangkan Shanghai naik 0,51%. Β 

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads