Qatar Telecom Crossing 14,97% Saham Indosat di Pasar Negosiasi

Qatar Telecom Crossing 14,97% Saham Indosat di Pasar Negosiasi

- detikFinance
Rabu, 04 Mar 2009 17:06 WIB
Qatar Telecom Crossing 14,97% Saham Indosat di Pasar Negosiasi
Jakarta - PT Danareksa Sekuritas, selaku pelaksana tender offer Qatar Telecom (Qtel) atas saham PT Indosat Tbk (ISAT) telah melakukan transaksi penutupan (crossing) senilai Rp 6,013 triliun melalui pasar negosiasi Rabu (4/3/2009). Qtel mempercepat jadwal pembayaran dari semula dijadwalkan Kamis (5/3/2009).

Berdasarkan data perdagangan hari ini, Rabu (4/3/2009), sekuritas pelat merah berkode broker OD (Danareksa Sekuritas) telah melakukan penjualan 813,938 juta, setara dengan 14,97% saham ISAT senilai Rp 6,013 triliun pada pukul 10.20.19 WIB melalui pasar negosiasi.

OD kemudian melakukan pembelian saham ISAT sejumlah sama pada saat yang bersamaan. Hal ini cukup aneh, karena biasanya pelaksanaan tender offer dilakukan melalui pasar tutup sendiri (TS) atau crossing.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semula, Qtel menjadwalkan pembayaran akan dilakukan pada Kamis (5/3/2009). Namun rupanya transaksi pembayaran dipercepat menjadi hari ini, Rabu (4/3/2009).

Qtel berkewajiban melakukan tender offer setelah mengakusisi secara tidak langsung 40.81% saham Indosat pada tanggal 22 Juni 2008.

Pemerintah Indonesia telah menentukan batas maksimum kepemilikan Qtel di Indosat, yakni sebesar 65%. Berdasarkan pada aturan tersebut, Qtel menawarkan pembelian tambahan saham Indosat sebanyak 24.19%, setelah mempertimbangkan
kepemilikannya secara tidak langsung sebesar 40.81% di Indosat.

Jika ada lebih dari 1.314.466.775 lembar saham yang ditawarkan dan dalam penawaran tidak ada yang menarik saham tersebut, maka aturan proration (pembagian proporsional) akan berlaku untuk memastikan kepemilikan Qtel atas
Indosat tidak lebih dari 65%.

Penawaran ini akan dibuat melalui Indonesia Communications Pte. Ltd, anak perusahaan tidak langsung yang dimiliki Qtel sepenuhnya, dan penyelesaian diharapkan tidak lebih dari lima belas (15) hari setelah berakhirnya tender, diperkirakan pada tanggal 5 Maret 2009. TIdak ada kondisi yang membatasi tender offer ini.

Berdasarkan data transaksi hari ini, pembayaran tender offer ISAT hanya sebanyak 14,97%, bukan sebanyak 24,19% seperti yang ditargetkan. Sayangnya, Marciano Herman, pejabat Danareksa yang menangani tender offer ISAT belum mau memberikan informasi mengenai ini.

Tender offer ISAT juga dilakukan di bursa New York, Amerika Serikat. Boleh jadi, kekurangan tender offer saham ISAT sebanyak 9,22% dari yang ditargetkan semula sebanyak 24,19% akan dilakukan melalui tender offer yang dilaksanakan di bursa New York. (dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads