Simon Sembiring Jabat Komisaris Petrosea

Simon Sembiring Jabat Komisaris Petrosea

- detikFinance
Rabu, 04 Mar 2009 17:12 WIB
Simon Sembiring Jabat Komisaris Petrosea
Jakarta - Mantan Dirjen Mineral, Batubara dan Panasbumi (Minerbapabum) ESDM Simon F Sembiring ditunjuk menjadi Komisaris Independen PT Petrosea Tbk (PTRO) dalam RUPSLB yang digelar Rabu (4/3/2008). Simon menggantikan John S. Karamoy yang telah mengundurkan diri.

"RUPSLB telah menyetujui penggantian anggota dewan komisaris. Anggota komisaris baru yaitu Simon F. Sembiring menggantikanΒ  John S. Karamoy yang mengundurkan diri sebagai Komisaris Independen," ujar Presiden Direktur PTRO, Micky Hehuwat ddalam jumpa pers di hotel Garden Kemang, Jakarta, Rabu (4/3/2009).

Selain agenda perubahan komisaris, RUPSLB juga mengagendakan rencana pengurangan modal ditempatkan atau modal disetor. Pengurangan modal ditempatkan perseroan yang telah disetujui pemegang saham adalah sebanyak 100.860.500 saham atau setara dengan Rp50,430 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pengurangan tersebut disebabkan karena adanya proses buy back yang kita lakukan," ujar Micky.

Kontrak Baru

Petrosea tengah menegosiasikan kontrak untuk penambangan batubara di Kalimantan senilai US$ 550 juta. Kontrak yang diincar untuk pekerjaan engineering construction sebesar US$ 250 juta milik Gunung Bayan dan penambangan sebesar US$ 300 juta milik Samtan.

"Tahun ini target kontrak dari engineer US$ 250 juta, yang dari mining sebesar US$ 300 juta, kita sedang berjuang, ada beberapa kontrak baru tapi belum bisa saya disclose," ujar Micky usai RUPSLB di hotel Garden Kemang, Jakarta, Selasa (4/3/2009).

Micky menjelaskan kontrak tersebut masing-masing berjangka waktu 2 dan 5 tahun. Selain itu, perseroan juga tengah mengincar kontrak-kontrak penambangan lainnya.

Micky juga mengatakan perseroan masih memiliki perpanjangan kontrak (carry over) selama tahun 2008. Kontrak tersebut, kata dia, adalah penambangan batubara Gunung Bayan senilai US$ 300 juta dan Samtan senilai US$ 250 juta.

"Untuk 5 tahun kita punya kontrak sekitar US$ 550 juta, kita optimistis kontrak tersebut dapat dikerjakan dengan baik," katanya.

Sementara, kontrak penambangan di Sanga-sanga senilai US$ 40 juta akan berakhir pada 2009.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads