Penurunan BI Rate 0,5% menjadi 7,75% membikin semangat pasar terutama terhadap saham-saham bank. Sedangkan kenaikan harga minyak yang kini di level US$ 45 per barel ikut membangkitkan harga saham komoditas. Â
Penguatan IHSG pada perdagangan saham Kamis (5/3/2009) diprediksi juga masih akan mengekor bursa regional yang sebagian besar suudah kembali bangun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham di Wall Street akhirnya rebound setelah 5 hari terus menerus terdesak bahkan Dow Jones jeblok hingga di bawah level 7.000. Namun kali ini sentimen pendorongnya adalah sentimen dari rencana paket stimulus China.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu waktu AS(4/3/2009), indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) ditutup naik hinga 149,82 poin (2,23%) ke level 6.875,84. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 16,54 poin (2,38%) ke level 712,87 dan Nasdaq menguat 32,73 poin (2,48% ke level 1.353,74.
Kabar bahwa pemerintah China mengeluarkan paket stimulus dengan membelanjakannya secara besar-besaran untuk sektor infrastruktur dan manufaktur membawa sentimen positif. Termasuk pada kenaikan harga minyak dan logam. Data juga menunjukkan bahwa perekonomian China kini semakin membaik.
Pada penutupan perdagangan saham Rabu kemarin (4/3/2009) IHSG melejit 24,564 poin (1,94%) menjadi 1.289,380.
Berikut rekomendasi saham dari perusahaan sekuritas.
Panin Sekuritas
IHSG kemarin bergerak menguat dimotori oleh menguatnya saham perbankan dan pertambangan serta reboundnya bursa regional Asia dan Eropa. Penguatan bursa regional didorong oleh spekulasi paket stimulus dari pemerintah China, Australia, dan Amerika Serikat untuk menyelamatnya kondisi perekonomian.
Dampaknya, harga komoditas terlihat mengalami rebound seiring spekulasi akan menguatnya demand. Sementara saham perbankan kemarin bergerak menguat menyusul diturunkannya BI Rate sebesar 50 bps. Kami perkirakan hari ini IHSG masih akan bergerak menguat terbatas seiring dengan berlanjutnya rebound pada beberapa saham unggulan. Kisaran support-resistance 1.260-1.300.
Optima Securities
Penurunan BI Rate secara agresif sebesar 50 bps menjadi 7,75% menjadi sentimen positif bagi indeks sehingga menguat 24 poin ke level 1.289. Sektor keuangan menguat 4% menjadi katalis penggerak disamping sektor pertambangan yang ikut rebound 3%. Posisi 1.280 merupakan support kuat selama ini sehingga bila penguatan berlanjut bakal menguji level 1.300 kembali. Peluang penguatan kembali masih terbuka dikisaran 1.260-1.300Â dengan pilihan saham: PNBN, BBCA, LSIP, ASII dan ADRO.Â
(ir/ir)











































