Menjelang libur panjang pekan ini karena BEI tutup sampai Senin 9 Maret 2009 libur Maulid Nabi SAW, investor memilih memilih menahan pembelian. Akibatnya transaksi saham sangat tipis.
Sementara pelemahan rupiah kembali terjadi karena tingginya permintaan dolar AS tidak diimbangi dengan pasokan valas yang cukup. BI memilih hati-hati melakukan intervensi agar cadangan devisa tidak habis.
Pada penutupan perdagangan saham sesi satu, Jumat (6/3/2009) IHSG turun 2,593 poin (0,2%) menjadi 1.285,481. Sedangkan pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB rupiah melemah 230 poin menjadi 12.200 per dolar AS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saham-saham yang turun harganya antara lain, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 7.000, Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 750 menjadi Rp 11.950, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 25 menjadi Rp 2.575, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.750 dan Mitra Rajasa (MIRA) turun Rp 10 menjadi Rp 425.
IHSG mengikuti anjloknya bursa saham regional seperti Hang Seng turun 1,17%, KOSPI turun 0,3%, Nikkei turun 2,73%, Shanghai turun 1,37% dan STI Singapura turun 0,6%.
(ir/qom)











































