"Tahun ini proyeksi pendapatan bakal mencapai Rp 14 triliun," ujar Presiden Direktur CPIN, Thomas Effendy saat dihubungi detikFinance, Minggu (8/3/2009).
Menurut Thomas, harga jual pakan ternak di tahun 2009 masih bakal memberikan kontribusi yang bisa mendorong pendapatan tetap naik, terutama dalam kondisi ekonomi tidak menentu seperti saat ini. Kontribusi pakan ternak menguasai kontribusi terbesardalam pos pendapatan CPIN.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pendapatan tahun 2008 masih diaudit. Tapi nilai kasarnya sekitar Rp 13,1 triliun, melampaui target awal kita sebesar Rp 12 triliun," ujar Thomas.
Β
Pada tahun 2007, pendapatan CPIN sebesar Rp 8,679 triliun. Mengacu pada angka tersebut, pertumbuhan kinerja CPIN bakal mencapai 50,93% di tahun 2008. Laba bersih tahun 2007 sebesar Rp 185,448 miliar.
"Laba bersih tahun 2008 kira-kira Rp 235 miliar. Itu sudah dikurangi rugi kurs. Jika tidak ada kerugian kurs, laba bersih tahun 2008 bakal mencapai Rp 370 miliar atau tumbuh 100% dibanding tahun 2007," jelas Thomas.
Mengenai laba bersih tahun 2009, Thomas belum dapat menyebutkan angkanya. Namun dipastikan akan tetap mengalami pertumbuhan minimal 20%.
"Laba bersih 2009 masih tumbuh, masih bisa tumbuh 20% ke atas," ujarnya. (dro/dro)











































