Lapangan Banteng Rombak Kandidat Direksi BEI

Lapangan Banteng Rombak Kandidat Direksi BEI

- detikFinance
Minggu, 08 Mar 2009 17:26 WIB
Lapangan Banteng Rombak Kandidat Direksi BEI
Jakarta - Lapangan Banteng sedang melakukan perombakan atas kandidat-kandidat yang bakal diusung pada pemilu Bursa Efek Indonesia (BEI) 24 Juni 2009. Penetapan komposisi 7 direksi oleh Bapepam membuat kubu-kubu yang akan mengusung paketnya melakukan pembahasan ulang.

"Lapangan Banteng sedang membahas kembali kandidat-kandidat yang akan diusung ke pemilu BEI," ujar sumber detikFinance saat dihubungi, Minggu (8/3/2009).

Pada Jumat (6/3/2009), Bapepam menetapkan komposisi direksi BEI tetap sebanyak 7 kursi. Hanya saja, jabatan fungsionalnya masing-masing yang akan berubah. Sebelumnya, sudah terdengar santer bahwa komposisi direksi BEI yang baru akan diubah menjadi 6 kursi, sebagaimana diusulkan oleh Komisaris BEI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun rupanya Bapepam memiliki keputusan yang berbeda. Padahal sebelumnya, 3 kelompok yang berencana maju ke pemilu BEI sudah mulai mempersiapkan 6 kandidat dalam setiap paket yang akan diusung.

Kelompok Lapangan Banteng sebelumnya sudah menyebutkan Direktur Utama PT Bahana Securities Ito Warsito, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Inarno Djajadi, Direktur Utama PT Pacific Duaribu Adikin Basirun, Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani, Corporate Secretary BEI Frederica Widyasari Dewi dan Kepala Divisi Operasi Teknologi Informasi BEI Yohanes Liauw.

Kubu pasar modal baru terdengar dua nama, yaitu Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu dan Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja. Kabarnya, Guntur bakal diusung sebagai kandidat direktur utama, sedangkan Lily menempati orang nomor dua dalam paket yang akan diusung pelaku pasar.

Paket ketiga masih belum terdengar nama calon-calonnya. Namun paket ini akan mengusung kepala-kepala divisi BEI yang sudah senior. Kabarnya, Direktur Informasi dan Teknologi Bastian Purnama bakal maju dalam paket ini.

"Penetapan komposisi 7 direksi sedikit mengubah konstelasi yang sudah terbentuk. Lapangan Banteng kemungkinan bakal mencoret Yohanes yang sebelumnya dijagokan jadi kandidat Direktur IT. Penggantinya adalah Kepala Divisi Satuan Pemeriksaan Internal BEI Widodo," ungkap sumber tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan, Lapangan Banteng sedang mengkaji kemungkinan mencoret Justitia dari paket. Namun hal ini masih belum dapat dipastikan. "Komposisinyakan sekarang 7 kursi. Kemungkinan Justitia akan dicoret masih dibahas. Bisa jadi masuk, bisa jadi dicoret. Ada satu lagi yang bakal masuk paket Lapangan Banteng. Orang dari Bapepam," ujarnya. (dro/dro)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads