"Dengan demikian, kami optimistis, pada tahun ini kami mampu mempertahankan kontribusiΒ pendapatan sektor jasa konstruksi sebesar 65% dari total pendapatan," ujar Direktur Operasi II WIKA, Budiharto dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (10/3/2009).
Ia mengungkapkan, tahun ini perseroan menargetkan untuk mendapatkan omzet kontrak total sekitar Rp 17 trilun yang terdiri dari carry over 2008 sebesar Rp 7,7 triliun dan kontrak baru senilai Rp 9,3 triliun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada 7 Maret 2009, WIKA telah menyelesaikan pembangunan Gedung Terminal Utara Bandara Adi Soemarno di Solo, Jawa Tengah dan diresmikan oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono.Β Proyek senilai Rp 68 milyar ini dikerjakan di atas lahan seluas 13,000 m2.
"Total nilai pekerjaan gedung yang kami kerjakan selama 2008 mencapai Rp 2 triliun atau 13.19% dari nilai total omzet kontrak yang sebesar Rp 15,51 triliun," papar Budiharto.
Terminal Utara ini akan menjadi terminal utama untuk kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat komersial internasional maupun domestik di Kota Solo. Proyek pemugaran terminal utara ini dimulai pada April 2008 dan sebelumnya dijadwalkan baru akan selesai pada 14 maret 2009.
"Namun, dengan kompetensi dan komitmen kami, maka proyek ini mampu diselesaikan lebih cepat satu bulan dari jadwal semula," ujarnya. (dro/ir)











































