BAT Indonesia 3 Tahun Rugi Terus

BAT Indonesia 3 Tahun Rugi Terus

- detikFinance
Selasa, 10 Mar 2009 11:35 WIB
BAT Indonesia 3 Tahun Rugi Terus
Jakarta - Perusahaan rokok yang berbasis di Inggris , PT BAT Indonesia Tbk (BATI) membukukan kerugian berturut-turut dalam 3 tahun terakhir. Penjualan rokok perusahaan juga menyusut.

Bahkan dalam 5 tahun terakhir sejak 2004, perseroan hanya sekali mencatat keuntungan di tahun 2005 sebesar Rp 19,082 miliar.

Selebihnya perusahaan terus menanggung kerugian yakni di 2004 rugi Rp 20,401 miliar, 2006 rugi Rp 62,123 miliar, 2007 rugi Rp 34,218 miliar dan 2008 rugi Rp 86,621 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BATI adalah perusahaan rokok dengan merek produk antara lain Lucky Strike, Benson & Hedges, Ardath, Commore.

Dalam laporan keuangan tahun 2008 yang dipublikasikan, Selasa (10/3/2009) BATI mencatat rugi bersih Rp 86,621 miliar. Rugi bersih ini membengkak lebih dari dua kali lipat dibanding 2007 yang rugi bersih Rp 34,218 miliar.

Angka penjualan kotor juga menyusut 9% menjadi Rp 1,419 triliun dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 1,559 triliun. Sedangkan penjualan bersih di tahun 2008 hanya mencapai Rp 507,180 miliar atau turun 24,5% dibanding 2007 yang sebesar Rp  672,705 miliar.

Penjualan bersih adalah penjualan kotor perusahaan dikurangi pembayaran cukai rokok dan PPN. Di tahun 2008, pembayaran cukai dan PPN BATI naik 3% menjadi Rp 912,023 miliar dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 886,412 miliar.

Selain adanya kenaikan cukai dan PPN, naiknya beban penjualan dan distribusi ikut menekan rugi usaha perseroan. Beban penjualan dan distribusi melonjak menjadi Rp 174,724 miliar dibanding 2007 sebesar Rp 143,320 miliar.

Sedangkan rugi usaha di tahun 2008 meroket menjadi Rp 75,777 miliar dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 24,413 miliar.

Hingga akhir tahun 2008, total aset BATI mencapai Rp 527,747 miliar atau naik dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 675,726 miliar.

Harga saham BATI di Bursa Efek Indonesia Selasa (10/3/2009) pukul 11.26 JATS ada di level Rp 5.000 per saham. British American Tobacco saat ini menguasai 78% saham BATI.
(ir/qom)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads