Paket Guntur Mulai Galang Kandidat Direksi BEI

Paket Guntur Mulai Galang Kandidat Direksi BEI

- detikFinance
Selasa, 10 Mar 2009 17:02 WIB
Paket Guntur Mulai Galang Kandidat Direksi BEI
Jakarta - Tim sukses paket direksi Bursa Efek Indonesia (BEI) dari kubu pelaku pasar mulai menggalang nama-nama kandidat yang akan diusung dalam pemilu BEI 24 Juni 2009. Perebutan kandidat mulai dilakukan.

Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani yang tadinya akan dimasukkan dalam paket Ito Warsito, rupanya pindah haluan dan masuk dalam paket yang dipimpin oleh Direktur Perdagangan Fix Income dan Derivatif, Keanggotaan dan Partisipan BEI Guntur Pasaribu.

"Bu Justitia masuk dalam paket kita," ujar Guntur di kantornya, SCBD, Jakarta, Selasa (10/3/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Paket Guntur sejauh ini sudah ada tiga nama pasti, yakni Guntur, Justitia dan Direktur Utama PT Merrill Lynch Indonesia Lily Widjaja. "Ya bu Lily juga bersama kita," ujar Guntur.

Selain nama-nama tersebut, Guntur mengatakan paket direksi yang akan dipimpinnya bakal menggaet salah seorang Kepala Divisi (kadiv) BEI yang sudah senior. Sayangnya, ia belum bisa mengumumkan namanya.

"Kita akan pilih satu kadiv senior yang memiliki kompetensi untuk masuk dalam paket kita," ujarnya.

Desas-desus yang beredar, Kepala Divisi Operasi Teknologi Informasi BEI Yohanes Liauw yang semula dijagokan sebagai kandidat direksi IT dari paket Ito, ikutan pindah haluan ke paket Guntur.

"Kita juga akan memasukkan seorang konsultan hukum pasar modal profesional yang betul-betul memahami mekanisme pasar modal. Kita juga akan mengajak profesional IT dari pihak luar, swasta dalam paket kita," ujarnya.

Lagi-lagi Guntur menolak menyebutkan nama-namanya, meski ia menyatakan sudah mengantongi nama kandidat tersebut. Kabarnya, Fred Tumbuan, seorang ahli hukum pasar modal adalah nama yang dimaksud. Untuk kandidat direktur IT paket Guntur, namanya belum kelihatan.

Sementara dari pihak lawan, paket Ito sedang melakukan beberapa perombakan susunan paket lantaran dua kandidatnya pindah haluan ke paket Guntur.

Sebelumnya, susunan paket Ito terdiri dari Komisaris Utama PT Bahana Securities Ito Warsito, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Inarno Djajadi, Direktur Utama PT Pacific Duaribu Adikin Basirun, Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani, Corporate Secretary BEI Frederica Widyasari Dewi dan Kepala Divisi Operasi Teknologi Informasi BEI Yohanes Liauw.

Dengan dicoretnya Justitia dan Yohanes, paket Ito mengusung Kepala Divisi Satuan Pemeriksaan Internal BEI Widodo dan seorang pejabat Bapepam-LK.

Satu kandidat lagi masih dibahas. Kabarnya, Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito bakal masuk dalam paket Ito. Eddy sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).

"Di KPEI Eddy baru satu tahun lalu pindah ke Bursa Efek Jakarta (BEJ) yang akhirnya menjadi BEI. Jika mengacu pada peraturan direksi BEI, seharusnya Eddy tidak bisa lagi maju pemilu. Tapi sedang digodok, sebab Eddy belum habis jabatannya di KPEI ketika pindah ke BEJ. Kemungkinan Eddy masih bisa maju," ujar sumber detikFinance.

Ketika dikomfirmasi, Eddy mengatakan menunggu keputusan Bapepam soal boleh tidaknya dia maju dalam pemilihan direksi BEI.

"Tapi kalau memang boleh, saya bisa maju," kata Eddy di gedung BEI.

Dukungan AB


Menurut sumber detikFinance, sejauh ini dukungan para anggota bursa (AB/sekuritas/broker) masih lebih kuat ke paket Ito. Paket Guntur disebutkan masih mencari-cari dukungan AB untuk memuluskan nama-nama yang diusung olehnya.

"AB yang bisa mencalonkan nama sekitar 40-an. Dari jumlah tersebut, 60% mendukung nama-nama paket Lapangan Banteng (Ito). Paket Guntur masih mencari dukungan AB yang bisa memberikan nama untuk dicalonkan. Beberapa sudah ada, tapi bukan AB yang bisa mencalonkan nama. Paket Guntur masih melakukan lobi kesana kemari," ujar sumber tersebut.

AB pelat merah seperti PT Danareksa Securities, PT Bahana Securities, PT Mandiri Sekuritas dan PT BNI Securities sudah barang tentu mendukung paket Ito. Beberapa broker asing seperti PT CIMB-GK Securities Indonesia juga dikabarkan mendukung paket Ito.

Nama-nama AB yang bakal mengusung paket Guntur masih terus melakukan konsolidasi.

(dro/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads