Demikian dikemukakan oleh Sekretaris Kementerian Negera BUMN M Said Didu di kantornya, Gedung Garuda, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (12/3/2009).
"Kalau ada direksi BUMN yang jadi Direksi BEI itu bagus. Jangankan jadi direktur BEI, jadi presiden juga enggak masalah. Tapi kalau terpilih tidak boleh rangkap jabatan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilihan direksi BEI baru akan dilangsungkan pada 24 Juni 2009. Saat ini anggota bursa mulai menyiapkan kandidatnya masing-masing. Nama Ito juga dimunculkan menjadi salah satu kandidat kuat untuk dalam paket direksi BEI.
Kabarnya susunan paket Ito terdiri dari Ito Warsito yang juga menjabat Komisaris Utama PT Bahana Securities, Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) Inarno Djajadi, Direktur Utama PT Pacific Duaribu Adikin Basirun, Direktur Pengawasan BEI Justitia Tripurwasani, Corporate Secretary BEI Frederica Widyasari Dewi dan Kepala Divisi Operasi Teknologi Informasi BEI Yohanes Liauw.
Namun kabar terakhir nama Justitia dan Yohanes tercoret, kemudian paket Ito mengusung Kepala Divisi Satuan Pemeriksaan Internal BEI Widodo dan seorang pejabat Bapepam-LK.
Satu kandidat lagi masih dibahas. Kabarnya, Direktur Pencatatan BEI Eddy Sugito bakal masuk dalam paket Ito. Eddy sebelumnya menjabat sebagai Direktur PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI).
(ang/ir)











































