Pada perdagangan Kamis (12/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup menguat hingga 239,66 poin (3,1%) ke level 7.170,06. Indeks Dow Jones akhirnya kembali ke level 7.000 setelah 27 Februari, namun tercatat masih merosot 49% dari rekor tertingginya pada Oktober 2007.
Sementara indeks Standard & Poor's 500 juga menguat 29,38 poin (4,07%) ke level 750,74 dan Nasdaq menguat 54,46 poin (3,97%) ke level 1.426,10.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Outlook stabil, dan itu adalah berita yang baik," ujar Hugh Johnson, analis dari Johnson Illington seperti dikutip dari Reuters, Jumat (13/3/2009).
Wal-Mart juga mencatat penguatan hingga 3,1% dan menjadi salah satu top performer di Dow Jones setelah pemerintah mengumumkan bahwa penjualan ritel AS turun dalam jumlah yang lebih rendah dari ekspektasi selama Februari.
Saham-saham sektor finansial kembali menguat, dengan Bank of America menanjak hingga 19%, JPMorgan naik 13,7%, Citigroup menguat 8,4%, Wells fargo & Co naik 17,4%.
Saham Genentech menguat 1,9% setelah Roche Holding mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi dengan nilai US$ 46,8 miliar.
Perdagangan sangat aktif di New York Stock Exchange, transaksi mencapai 1,81 miliar di atas rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,44 miliar, di atas rata-rata tahun lalu yang sebesar 2,28 miliar. (qom/qom)










































