Kenaikan laba bersih ini didukung oleh meroketnya penjualan di tahun 2008 yang sebesar Rp 3,846 triliun atau naik 31,3% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 2,929 triliun.
Demikian laporan keuangan Lonsum 2009 yang diaudit kantor akuntan publik Purwantono, Sarwoko, & Sandjaja yang dipublikasikan, Sabtu (14/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di saat banyak perusahaan mengalami rugi kurs di 2008 karena fluktuasi rupiah, Lonsum justru membukukan laba kurs Rp 29,960 miliar dibanding tahun 2007 yang rugi kurs sebesar Rp 17,391 miliar.
Total aset perusahaan per 31 Desember 2008 mencapai Rp 4,921 triliun atau naik 25% dibanding tahun 2007 yang sebesar Rp 3,938 triliun.
Komposisi pemegang saham Lonsum per 28 Februari 2009 adalah PT Salim Ivomas Pratama 32,21%, Credit Suisse Singapore Trust yang memiliki dua bagian masing-masing sebesar 8,03% dan 24,19%.
(ir/ir)











































