Rugi Kurs Bayangi Gajah Tunggal

Rekomendasi Saham

Rugi Kurs Bayangi Gajah Tunggal

- detikFinance
Senin, 16 Mar 2009 09:46 WIB
Rugi Kurs Bayangi Gajah Tunggal
Jakarta - Produsen ban, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) diperkirakan akan mencatat rugi kurs yang cukup besar akibat perusahaan tidak melakukan lindung nilai (hedging) terhadap utang dalam mata uang dolar AS.

Berikut preview Gajah Tunggal oleh anaalis Danareksa Yoga Prakarsa seperti dilansir detikFinance, Senin 916/3/2009).

Beberapa petunjuk kinerja GJTL tahun 2008:

  • Pertumbuhan top line di 2008 mencapai 20%, sedikit lebih besar dari estimasi kami yang sebesar 17%.
  • Marjin operasional 2008 berkisar antara 7-8% sedangkan estimasi kami adalah sebesar 7,4%.
  • Diperkirakan perusahaan akan mencatat rugi forex yang cukup besar akibat perusahaan tidak melakukan hedging terhadap bond valas sebesar US$ 420 juta. Dengan memakai kurs tukar 2008 di Rp 10.950/USD dan Rp 9.419/USD di
  • 2007, kami memprediksikan kerugian forex 2008 akan berkisar antara Rp 511-645 miliar.
  • Sehingga ada potensi rugi bersih Rp 141-275 miliar. Sedangkan core profit diperkirakan hanya sekitar Rp 170 miliar, yang menunjukkan pertumbuhan yang flat.

Company guidance di 2009
Β 
  • Capex deferral dari 2008 sebesar US$ 20 juta sehingga total capex 2009 menjadi sebesar US$ 55 juta.
  • Permintaan dari Michelin turun 33% namun masih ada komitmen sebesar 5 juta unit ban untuk 2010.
  • Secara keseluruhan volume turun 5-10% walaupun kapasitas produksi mengalami peningkatan.
  • FRN sebesar US$ 1 juta akan jatuh tempo di 2009 ini sedangkan bond senilai US$ 420 juta akan jatuh tempo di 2010.
  • Fasilitas kredit dari HSBC sebesar US$ 30 juta masih berjalan dan US$ 27 juta masih tersedia. Diperkirakan perusahaan akan mengalami kekurangan kas sebesar US$ 250 juta di 2010 sehingga akan diperlukan refinancing.
  • Divestasi terhadap ADMG masih tertunda. Nilai pasar yang hanya mencapai US$ 10 juta, jauh di bawah nilai buku yang mencapai US$ 40 juta.
(ir/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads