Penjualan domestik memberikan kontribusi sebesar 73,84% dan mencatatkan kenaikan penjualan sebesar 17,06%, dari Rp 782 miliar menjadi Rp 915,4 miliar.
Sementara itu, penjualan ekspor tumbuh 37,26% dari Rp 236,3 miliar menjadi Rp 324,4 miliar dan memberikan kontribusi sebesar 26,16% terhadap total penjualan bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, berdasarkan kategori produk, perawatan rambut memberikan kontribusi terbesar yaitu 37,62%, disusul oleh wangi-wangian sebesar 31,84%, dan perawatan kulit dan rias sebesar 29,83%.
Namun, kenaikan penjualan terbesar diperoleh dari kategori perawatan kulit dan rias yang tumbuh menjadi Rp 369,8 miliar dibanding tahun 2007 atau sebesar 29,66%.
"Perawatan kulit dan rias adalah kategori yang menjadi fokus dalam periode kedua dari kebijakan manajemen Perseroan selama tiga tahun yaitu dimulai tahun 2008 sampai dengan 2010," kata Presiden Direktur/CEO Tatsuyoshi Kitamura dalam siaran pers, Senin (16/3/2009).
Sementara itu, pelemahan nilai rupiah di semester II-2008 baik terhadap yen Jepang maupun dolar AS, membuat perseroan harus bekerja keras untuk meningkatkan penerimaan pembayaran piutang dalam dolar AS dari penjualan ekspor serta melunasi utang dagang pembelian material dalam yen Jepang lebih awal dari tanggal jatuh tempo. Namun, kerugian kurs yang cukup besar yaitu Rp 7,3 miliar tidak dapat dielakkan.
Laba bersih tercatat naik tipis sebesar 3,25% dari Rp 111,2 miliar di tahun 2007 menjadi Rp 114,9 miliar. Laba bersih per saham turun dari Rp 591 per saham menjadi Rp 590 per saham
Perseroan adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri kosmetika, wangi-wangian, perbekalan kesehatan rumah tangga, toiletries, dan kemasan plastik. Saat ini Perseroan melakukan kegiatan produksi di dua lokasi pabrik yaitu Sunter dan Cibitung.
(ir/qom)











































