Optimisme SBY mengenai pertumbuhan ekonomi 4.5% belum mampu mendorong keyakinan investor sementara disisi lain, utang jatuh tempo Indonesia FY09 Rp112,19 triliun meningkatkan kekhawatiran investor dengan melakukan aksi profit taking.
Selain itu, dari sisi faktor eksternal, turunnya harga minyak -4.8% ke level US$44.03/barel juga ikut menekan pelemahan indeks.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MIRA (Mitra Rajasa) Rp650 (+8.3%): dikabarkan akan memperoleh suntikan dana dari investor asing setelah sebelumnya perseroan akan melakukan akuisisi perusahaan batubara senilai US$50 juta.
BUMI (Bumi Resources) Rp770 (-1.2%): setelah dikabarkan akan menambah kepemilikannya di KPC dan Arutmin, Tata Resources membantah akan menjual kepemilikannya di dua tambang milik BUMI tersebut. Sementara aksi profit taking terlihat pada saham PGAS -1.54%, PTBA -2.17% dan AALI -4.2%.
Bursa regional sendiri hari ini mayoritas ditutup menguat atas spekulasi Jepang siap mengekspansi dana stimulus. Nikkei +1.8%, Hang Seng +1%, Shanghai +1.15%, Kospi -0.05%, Australia +0.1%. Sementara rupiah pada perdagangan hari ini mengalami penguatan 20 poin ke level Rp11.955.
(etr/qom)











































