Rally 4 Hari di Wall Street Terhenti

Rally 4 Hari di Wall Street Terhenti

- detikFinance
Selasa, 17 Mar 2009 06:45 WIB
Rally 4 Hari di Wall Street Terhenti
New York - Penguatan saham yang sudah terjadi selama 4 hari berturut-turut di Wall Street akhirnya terhenti. Meski terus menerus berada di teritori positif, namun aksi jual di sesi akhir memaksa Wall Street ditutup melemah.

Pada perdagangan Senin (16/3/2009), indeks Dow Jones industrial average (DJIA) ditutup turun 7,01 poin (0,10%) ke level 7.216,97. Indeks Standard & Poor's 500 juga turun tipis 2,66 poin (0,35%) ke level 753,89 dan Nasdaq turun 27,48 poin (1,92%) ke level 1.404,02.

Saham-saham putar balik ke teritori negatif setelah American Express Co (Amex) mengumumkan bahwa jumlah orang yang berjuang agar bisa membayar kartu kreditnya terus meningkat. Fakta ini mengikis optimisme bahwa bank-bank bisa segera mencetak laba di tengah krisis.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

American Expres mengumumkan bahwa gagal bayar kartu kreditnya naik menjadi 8,7% pada Februari. Saham Amex tercatat turun hingga 3,3% menjadi US$ 12,66.

"American Expres memotong kaki di bawah kita. Ketika mereka datang dengan angka gagal bayar yang lebih tinggi pada kuartal terakhir, maka itu bisa memicu aksi jual," ujar Joe Saluzzi, co-manager dari Themis Trading seperti dikutip dari Reuters, Selasa (17/3/2009).

Saham-saham perbankan sempat menguat tajam setelah Barclays Plc menyatakan telah memiliki permulaan yang kuat di tahun 2009. Bank asal Inggris itu juga mengkonfirmasi penjualan unit iShares, yang bisa mencegahnya dinasionalisasi.

Saham Bank of America, JPMorgan Chase, Citigroup langsung menguat. Citigroup bahkan sempat melonjak hingga 31%, setelah sempat menguat hingga 50,6%.

Sementara Nasdaq tertekan oleh perselisihan antara AMD dan Intel seputar kesepakatan lisensi. AMD yang membantah tudingan Intel soal pelanggaran kesepakatan lisensi tercatat turun 1,6%. Sedangkan Intel turun 3,1%.

Komentar dari Gubernur Bank Sentral AS, Ben Bernanke cukup bisa memberikan sentimen positif di pasar. Bernanke dalam program CNS '60 Minutes' menyatakan bahwa resesi di AS kemungkinan segera berakhir tahun ini. Menurut Bernanke, pemulihan ekonomi segera dimulai tahun 2010.

Perdagangan berjalan sangat aktif di New Yorks Stock Exchange mencapai 1,9 miliar saham, atau di atas rata-rata tahun lalu yang sebesar 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 2,15 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
(qom/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads