Semen Gresik Tingkatkan Ekspor di 2009

Semen Gresik Tingkatkan Ekspor di 2009

- detikFinance
Selasa, 17 Mar 2009 15:51 WIB
Semen Gresik Tingkatkan Ekspor di 2009
Jakarta - PT Semen Gresik Tbk (SMGR) akan meningkatkan porsi ekspornya di tahun 2009. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi melambatnya pertumbuhan permintaan semen nasional.

"Ekspor akan kami tingkatkan tahun ini," ujar Direktur Utama SMGR, Dwi Soetjipto usai paparan di hotel Gran Melia, Jl Rasuna Said, Jakarta, Selasa (17/3/2009).

Dwi menjelaskan, proyeksi pertumbuhan permintaan semen nasional tahun ini diperkirakan akan melambat. Pertumbuhannya diprediksi antara 0% hingga 3%.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tahun 2008, permintaan semen nasional sebesar 38,2 juta ton. Tahun ini diprediksi hanya tumbuh antara 0-3%, atau menjadi sekitar 39,3 juta ton maksimal," jelas Dwi.

Padahal, SMGR menargetkan produksi dan penjualan semen sebesar 18,8 juta ton tahun ini, naik 6,45% dibanding penjualan semen tahun 2008 sebesar 17,66 juta ton.

"Untuk itu, kita akan menambah porsi ekspor menjadi 1,5 juta ton tahun ini," ujarnya.

Tahun 2008, Semen Gresik memproduksi semen sebanyak 18,2 juta ton, dengan penjualan sebanyak 17,66 juta ton terdiri atas penjualan di pasar domestik sebanyak 16,7 juta ton (94,56%) dan ekspor 960 ribu ton (5,43%).

Tahun ini, dari target penjualan sebanyak 18,8 juta ton, penjualan di pasar domestik akan sebesar 17,3 juta ton (92,02%), sedangkan ekspor akan sebesar 1,5 juta ton (7,98%).

Mengacu pada jumlah tersebut, pertumbuhan penjualan semen perseroan di pasar domestik tahun ini akan sebesar 3,59% menjadi 17,3 juta ton dari tahun lalu sebanyak 16,7 juta ton.

Untuk pasar ekspor SMGR tahun 2009, pertumbuhannya mencapai 56,25% menjadi 1,5 juta ton dari tahun lalu 960 ribu ton.

"Tahun ini kita tetap akan mempertahankan pangsa pasar sebesar 44%. Tahun lalu, pangsa pasar kita sebesar 43,7%, turun tipis dari tahun 2007 sebesar 44%. Peningkatan porsi ekspor merupakan salah satu cara mempertahankan pangsa pasar kita sebesar 44% di 2009," ujar Dwi.

(dro/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads