Bunga Obligasi FIF Pakai Patokan SUN

Bunga Obligasi FIF Pakai Patokan SUN

- detikFinance
Rabu, 18 Mar 2009 11:54 WIB
Bunga Obligasi FIF Pakai Patokan SUN
Jakarta - Bunga obligasi PT Federal International Finance (FIF) senilai Rp 600 miliar memakai patokan bunga surat utang negara (SUN). Dana obligasi ini untuk pembiayaan konsumen dalam pembiayaan kredit motor.

Obligasi yang diterbitkan FIF ini adalah obligasi ke-10 tahun 2009 yang menawarkan tingkat bunga tetap. Obligasi ini terdiri dari 3 seri yakni:
  • Seri A berjangka waktu 370 hari kisaran bunga FR 10 plus 250-350.
  • Seri B berjangka waktu 2 tahun kisaran bunga FR 15 plus 275-385.
  • Seri C berjangka waktu 3 tahun kisaran bunga FR 23 plus 275-385.

Demikian hasil paparan publik FIF di Hotel Ritz Carlton, Pacific Place, Jakarta, Rabu (18/3/2009). FIF menunjuk tiga penjamin emisi yaitu PT Kresna Graha Sekurindo Tbk, PT Indo Premier Securities dan PT Trimegah Securities Tbk. Sedangkan wali amanat yang dipakai PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI).

Masa penawaran awal obligasi FIF dilakukan pada 18 Maret-3 April 2009, masa penawaran 17,20,21 April dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia sekitar 24 April 2008.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kinerja anak perusahaan PT Astra International Tbk ini per 31 Desember 2008 mencatat pendapatan Rp 4,468 triliun dengan laba bersih Rp 612,383 miliar. Pembiayaan konsumen FIF sepanjang tahun 2008 mencapai Rp 3,792 triliun.    Jatuh Tempo

Obligasi FIF yang jatuh tempo tahun ini mencapai Rp 975 miliar. Obligasi FIF yang belum lunas per 18 Maret 2009 mencapai Rp 2,175 triliun.

"Obligasi FIF yang jatuh tempo tahun ini Rp 975 miliar," ujar Direktur FIF, Margono Tanuwijaya.

Obligasi-obligasi FIF yang belum lunas hingga saat ini mencapai Rp 2,175 triliun. Pada tahun 2006 FIF menerbitkan obligasi FIF-VI sebesar Rp 600 miliar.

"Hingga 18 Maret obligasi 2006 masih tersisa Rp 300 miliar," ujar Margono.

Tahun 2007 FIF menerbitkan obligasi FIF-VII sebesar Rp 1 triliun. Hingga 18 Maret 2009, masih belum dilunasi sebesar Rp 725 miliar. Tahun 2008, FIF menerbitkan obligasi FIF-VIII senilai Rp 1,15 triliun. Hingga 18 Maret 2009 belum ada pembayaran yang dilakukan perseroan.

"Total obligasi yang diterbitkan FIF selama 2006 hingga 2008 sebesar Rp 2,75 triliun. Hingga 18 Maret yang belum dilunasi sebesar Rp 2,175 triliun," ujar Margono.

Margono mengatakan, tahun ini perseroan akan melakukan pembayaran obligasi senilai Rp 975 miliar. "Pendanaannya dari kas internal perseroan. Setiap bulan kan kami memperoleh pembayaran dari nasabah sebesar Rp 1,3 triliun. Itu sudah lebih dari cukup untuk melakukan pembayaran Rp 975 miliar," papar Margono.

Jika pembayaran sebesar Rp 975 miliar dapat direalisasikan perseroan tahun ini, maka total nilai obligasi FIF yang belum dilunasi sebesar Rp 1,2 triliun tahun 2010.       

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads